YPTP Latih Anak-Anak Amor Buat Sofa

  • Whatsapp
Anak anak Amungme dan Kamoro sedang mengikuti pelatihan pembuatan kursi sofa di Kelurahan Karang Senang SP 3 Sabtu (23/10/2021)
Anak anak Amungme dan Kamoro sedang mengikuti pelatihan pembuatan kursi sofa di Kelurahan Karang Senang SP 3 Sabtu (23/10/2021)

Timika – Tabaos14 | Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) terus melakukan upaya-upaya pengembangan kemampuan dan keterampilan bagi anak anak Amungme dan Kamoro di Mimika.

Pendiri Yayasan Pengembangan Telenta Papua (YPTP) pastor Didimus Kosi OFM saat ditemui di Kelurahan Karang Senang SP 3 disela sela kegiataannya mendampingi anak-anak saat pelatihan membuat sofa mengatakan pelatihan tersebut adalah merupakan upaya dari yayasan untuk membuat dan mendorong anak-anak Papua khususnya Amungme dan Kamoro untuk meningkatkan Kemampuannya di bidang pertukangan terutama dalam membuat ataupun mereparasi kursi sofa.

Bacaan Lainnya

“Mereka kita bantu agar mereka mempunyai skill dan juga punya kemampuan khusus untuk bekal mereka di masa depan,” kata Didimus.

Didimus menjelaskan, rata-rata anak-anak yang dibina oleh YPTP adalah mereka yang putus sekolah, kurang mampu dan juga anak anak telantar.

Didimus juga memiliki alasan mengapa hatinya tergerak untuk mengumpulkan dan membina anak-anak tersebut. Karena anak-anak tersebut merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilatih dan mendapatkan perhatian secara baik sehingga mereka mempunyai skill yang bisa menjadi bekal dalam meniti masa depan.

“Banyak yang saya ketemu di pinggir jalan, di pasar dan disekitar kampung Mapurujaya. Mereka adalah anak-anak putus sekolah, mereka minum mabuk karena mereka ini tidak punya pekerjaan,” jelas Didimus.

Sejak didirikan 15 Desember 2021, yayasan ini sudah mendata kurang lebih 250 anak Amungme-Kamoro kurang mampu yang nantinya akan dilatih dan dididik.

“Latihan membuat kursi sofa ini menjadi salah satu kegiatan yayasan. dan ini kali kedua kita membuat pelatihan,” ungkap Didimus.

Di yayasan ini anak-anak dilatih sampai menguasai secara baik bidang-bidang yang dilatih sehingga nantinya mereka bisa membangun usaha sesuai dengan bidang yang sudah dilatih.

“Kedepan yayasan akan mengupayakan untuk membantu mereka untuk memberikan sertifikat. Sertifikat ini untuk bagaimana supaya suatu saat ingin melamar pekerjaan ini menjadi tanda bukti bahwa mereka mempunyai skill dan bisa diterima bekerja,” kata Didimus.

Didimus menuturkan, sejak awal sarana dan prasarana pendukung pelatihan terhadap anak anak tersebut ia upayakan sendiri karena rasa pedulinya yang besar terhadap anak anak Amungme dan Kamoro.

Selain dari dirinya, dukungan dari anggota yayasan juga membantu untuk tugas pelayanan dan pengembangan kepada anak anak.

“Saya mau buktikan bahwa anak anak Amungme dan Kamoro ini mereka bisa. Mereka bisa membangun tanah sendiri melalui pengembangan ini” kata Didimus.

Dirinya memiliki visi misi yang besar bersama yayasan ini kedapanya diantaranya bisa mendirikan balai pelatihan dan juga sekolah kejuruan untuk anak anak Amungme dan Kamoro.

“Sesuai dengan visi misi yayasan bidang bidang yang akan di kembangkan itu adalah bidang pertanian, seni budaya, welding, pengembangan ekonomi, perikanan, peternakan, kesehatan. Saya berharap para pemangku kepentingan seperti pemerintah, YPMAK dan pihak swasta lainnya bisa membantu anak anak ini,” kata Didimus.

Penulis: Nay
Editor: Riki Lodar
  • Whatsapp

Pos terkait