Warga Patungan Bikin Jembatan di Kamoro Jaya

  • Whatsapp

Jembatan di Kelurahan Kamoro Jaya yang dibangun dari hasil swadaya masyarakat, Minggu (02/02).

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I    Warga Kampung Kamoro Jaya Distrik Wania di Kabupaten Mimika, Minggu (02/02) melaksanakan kerja bakti pembuatan jembatan permanen yang diinisiatifi warga yang bermukim dan memiliki lahan perkebunan di wilayah Irigasi Jalan Hasanudin demi meningkatkan perekonomian mereka.

“Pembuatan jembatan ini atas patungan semua warga yang tinggal di lokasi ini dan yang punya kebun, sehingga dikerjakan secara swadaya atau bersama-sama, ” ucap warga yang diwakili, Bakri.

Dijelaskan Bakri, panjang jembatan yang dibuat itu sendiri sekitar 20 meter dengan lebar 5 meter yang rencananya akan dikerjakan secara bertahap. “kami mau selesaikan setengah dulu, yang penting kendaraan sudah bisa masuk. Sementara setengahnya lagi akan dipikirkan kembali untuk pembangunan selanjutnya,” ujar Bakri.

Warga lainnya yang akrab dengan sapaan, kang Mas yang telah puluhan tahun berkebun di lokasi itu mengatakan, pihaknya sedari dulu menginginkan adanya jembatan agar sayur-mayur hasil perkebunan dapat diangkut langsung oleh kendaraan dan di suplai ke pasar tradisional dalam Kota Timika.

“Di jembatan ini sudah ada beberapa orang yang jatuh bersama motor ke sungai karna jembatan kayu lincin. Mudah-mudahan dengan adanya jembatan ini akan lebih mempermudah kami disini, ” harap kang Mas.

Warga kebanyakan juga berharap, kata Kang Mas, dengan makin berkembangnya pemukimanan di wilayah itu, Pemerintah Daerah ataupun Pemerintah Kampung dapat memisahkan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) di wilayah tersebut. Sehingga semua warga dapat terdata dengan baik.

Warga lainnya Steven, berharap agar Pemerintah Daerah dapat memberikan bantuan untuk pembangunan jembatan selanjutnya karena dana desa untuk pembangunan kampung tidak pernah terlihat, meski sudah 5 tahun Pemerintah mengucurkan dana tersebut.

“Saya berharap agar pemerintah daerah dapat membantu menyelesaikan pembangunan jembatan ini karena dana desa yang diperuntukan untuk pembangunan kampung hanya terdengar di telinga, namun tak pernah kami lihat secara fisik. Khususnya di kampung
Ini, ” tutur steven.(**/samone)

Pos terkait