Warga Distrik Abenaho di Yalimo Tolak Kehadiran Babinsa dan Koramil

Suasana sejumlah Warga Yalimo dalam Aksi Penolakan Babinsa dan Koramil di Halaman Kantor Distrik Abenaho di Yalimo

 

YALIMO – Tabaos14   I   Warga Kabupaten Yalimo, khususnya di Distrik Abenaho, Senin (02/03) melakukan aksi penolakan atas kehadiran Babinsa bahkan niat untuk pembangunan KORAMIL.

Dari sumber Tabaos14 di Yalimo diketahui bahwa dalam aksi itu, warga Abenaho melakukan aksi long march dari dua arah. Selanjutnya, massa bergabung dari Distrik Ulundikma. Diantaranya warga yang berdatangan dari Kampung Wagdanggu, Sohombunu, Uwambo, Elesim, Ulundikma, hulhuhe, dan Iliekma.

Sementara massa yang tergabung dari arah Distrik Helaksili diantaranya dari Kampung Sumbule, Waraham, Hulikma, Wilak, Dombomi, Nohorukuwik, Arikbalek dan Helaksili. Semuanya bergerak dan terkumpul di halaman Kantor Distrik Abenaho.

Dalam penyampaian aspirasinya, warga menyatakan menolakan rencana kehadiran Babinsa.

Sepanjang long march dari sejumlah kampung, warga juga didengar memberikan yel-yel, “Babinsa,” ‘Tolak.’ “Koramil,” ‘Tolak,’ yang terus diterikan hingga tiba di halaman Kantor Distrik Abenaho.

Orasi di halaman Kantor Distrik Abenaho sebelum membacakan pernyataan, disampaikan penanggung jawab aksi (korlap), intelektual Yalimo, kepala suku, tokoh Gereja, perwakilan perempuan Yalimo, Kepala Distrik Abenaho, perwakilan TNI.

Dari aksi itu diketahui bahwa, pada prinsipnya rencana pelaksanaan pembangunan kantor Koramil di Distrik Abenaho ditolak warga.

Warga di Distrik Abenaho Kabupaten Yalimo, bahkan meminta dukungan atas penolakan ini dari semua pihak. Termasuk pemerintah, Tokoh Gereja, Tokoh Intelektual, Tokoh Pemuda. Bahkan DPR, DPRD, Gubernur, MRP, tokoh perempuan dan berbagai LSM pekerja kemanusiaan yang ada pada tingkat nasional maupun internasional. Terutama agar berkenan mengadvokasi aspirasi warga ini.

Warga melihat dan mengamati bahwa dengan kehadiran TNI di Distrik Abenaho ini, akan berdampak negatif di kemudian hari. Jadi dimohon dukungan dari berbagai pihak.

Terkait aksi penolakan ini, juga belum diperoleh penjelasan langsung pihak TNI.(Abs/samone)

Pos terkait