Warga Busiri Ujung Harap Dishub Buka Kembali Jalan Budi Utomo jadi Dua Jalur

  • Whatsapp
Anggota DPR Kabupaten Mimika , Yustina Timang

Timika – Tabaos14  |  Warga Busiri Ujung, Kelurahan Pasar Sentral meminta DPRD Mimika agar mengembalikan jalan Budi Utomo menjadi dua jalur seperti sebelumnya. Karena dengan kebijakan satu jalur menyulitkan masyarakat dari berbagai macam sisi kehidupan.

Anggota DPRD Mimika dari Partai Nasdem, Yustina Timang saat ditemui wartawan di kantor DPRD Mimika, Jumat (26/11) mengatakan keluhan ini disampaikan sendiri oleh puluhan warga Busiri Ujung ke dirinya.

Bacaan Lainnya

Mereka menyampaikan kebijakan seperti ini menyusahkan masyarakat banyak. Seharusnya penerapan kebijakan semacam ini harus didahului dengan meminta pendapat masyarakat dimana kalau masyarakat setuju silahkan jalan dan jika warga menolak harus dipertimbangkan bukan langsung diterapkan tapi warga masih menolak sampai saat ini.

Yustina mengatakan alasan warga menolak karena ada banyak faktor,salah satunya jalan gang yang ada di kompleks mereka jadi jalan utama kendaraann umum menuju ke pasar sentral. Jika ini terjadi terus menerus maka jalan gang akan cepat rusak, kemudian potensi kecelakaan besar sekali kedepan.

” Ini bukan jalan utama sehingga jadi jalan alternatif bagi kendaraan umum yang mau ke pasar. Ini juga potensi kecelakaan besar sekali. Dari pada ini terjadi kami minta Dishub untuk meninjau kembali kebijakannya dengan menjadikan lagi Jalan Budi Utomo jadi dua jalur,” kata Yustina.

Dengan satu jalur terang dia bukan hanya faktor ekonomi dirasakan oleh pelaku ekonomi saja, tapi masyarakat umum merasakan kesulitan ini. Dimana jalan gang diganti jadi jalan umum agar lebih cepat sampai ke pasar Sentral.

Dia menjelaskan boleh saja penerapan uji coba tapi bila masyarakat menolak sebaiknya ditinjau kembali kebijakan ini. Ini bukan hanya faktor ekonomi semata, namun ada faktor lain dimana masyarakat merasa tidak nyaman karena jalan di kompleks atau gang yang diubah jadi jalan umum yang membuat warga jadi tidak aman dan tidka nyaman. Harap ini dapat dipertimbangkan kembali.(rus)

Pos terkait