Warga Beberapa Distrik Pedalaman Minta Pemkab Bangun Jembatan Gantung di Kampung Umbliga

  • Whatsapp
Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme kepada wartawan yang ditemui di kantor DPRD Mimkka, Senin (21/11).

Timika  – Tabaos14 | Warga di dua Distrik  pedalaman yakni Distrik Jila dan Hoeya meminta Pemkab Mimika dan DPRD Mimika dalam tahun depan dapat membangun jembatan gantung di Kampung Umbliga 2, 3, 4 dan jembatan dari pusat Distrik Jila ke Lapangan Terbang (Lapter) yang harus menyeberang sungai.

Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme kepada wartawan di kantor DPRD Mimika, Senin (21/11) mengatakan warga disana hanya minta jembatan karena setiap kampung harus menyeberang sungai deras jadi butuh jembatan gantung.

Bacaan Lainnya

” Warga di sana butuh 7-8 jembatan gantung dan kami minta Pemkab prioritas jembatan gantung ini. Dengan jembatan – jembatan warga bisa berkunjung dari satu Kampung ke Kampung yang lain , ” kata Aleks yang juga politisi Partai Nasdem ini.

Selain jembatan gantung dirinya menyebut warga minta tingkatkan Lapangan Terbang (lapter) yang ada di Jila dan Hoya. Di Jila memang selama ini ada lapter tapi perlu tingkatkan landasan pacu dan terminal. Kalau yang kemarin masih pendek harus dikasih panjang lagi sehingga penerbangan bisa dilayani secara rutin.

Untuk Hoya sejak beberapa tahun lalu sudah ada landasan, tapi harus dibangun lebih bagus lagi supaya maskapai bisa melayani penerbangan ke Hoya..

Jika dalam beberapa tahun lalu pemkab fokus perhatian pembangunan dalam kota untuk mendukung PON, tapi mulai 2022 harus beralih ke pedalaman, pegunungan dan pesisir pantai.

Karena pedalaman dan pesisir berdiam masyarakat asli Amungme dan Kamporo.

” Kalau masyarakat pegunungan butuh jembatan gantung karena jalan dari satu kampung ke kampung lain harus menyeberang sungai deras sehingga butuh jembatan. Begitu juga pesisir setidaknya ada transportasi subsidi pemerintah dimana ada kapal berukuran kecil yang bisa masuk di perkampungan warga pesisir di bagian barat maupun Timur,” terang Aleks. (rus)

Pos terkait