Warga Asmat Perlu Perhatian Freeport

Anggota DPRD Mimika Elminus Mom

 

TIMIKA – Tabaos14    I   Pendangkalan akibat Limbah Tailing PT Freeport Indonesia tidak hanya di rasakan oleh masyarakat di pesisir Mimika, tapi kini dampak itu juga telah dirasakan oleh masyarakat di pesisir Asmat.

Anggota DPRD Mimika, Elminus Mom mengatakan, tidak hanya masyarakat di pesisir Mimika yang merasakan dampak pendangkalan akibat limbah tailing, baik di muara maupun di laut. Dampak itu juga, kini dialami masyarakat Asmat dan beberapa kabupaten lainnya.

“Masalah limbah yang mengakibatkan kedangkalan ini, ada beberapa kabupaten yang juga jadi korban. Diantaranya Asmat, Nduga, Yahukimo, Merauke dan beberapa kabupaten bagian selatan,” kata Elminus saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Jumat (28/02).

Ia menjelaskan, akibat pendangkalan itu, warga Asmat kini sulit mendapatkan hasil tangkapan ikan. Kalaupun ada hasil tangkapan, itupun warga harus mencarinya di lokasi yang jauh dan besar kemungkinan sudah terkontaminasi dengan limbah tailing.

Selain itu, masalah jalur transportasi juga menjadi masalah apabila mengikuti sungai yang menjadi akses sehari-hari. Sudah terjadi pendangkalan, sehingga mereka harus menempuh perjalanan melalui jalur laut.

“Nah, sekarang mereka punya tempat mencari ini ada masalah pendangkalan juga. Akibatnya ikan-ikan mereka sudah kena limbah,” jelasnya.

Pihak Lemasko dan perwakilan masyarakat Asmat, dinilainya, harus duduk bersama dengan pihak Freeport untuk membicarakan masalah tersebut. Sehingga ada perhatian dari pihak Freeport melalui Lemasko bagi masyarakat Asmat.

“Jadi kemarin, mereka sudah sampaikan kepada Lemasko agar berunding dengan masyarakat untuk mendapat perhatian,” ungkapnya. (Mrc)

Pos terkait