Wagub Papua Sebut Trend Perekonomian Di Mimika Perlahan Tapi Pasti Kuat Dan Kokoh

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal menilai kemajuan-kemajuan Mimika yang di capai saat ini merupakan wujud nyata dari partisipasi aktif masyarakat Mimika. Sedangkan peran Pemkab Mimika Sendiri hanya merangsang, mendorong dan memediasi masyarakat.

Menurut Klemen, Progres kemajuan di bidang perekonomian di Kabupaten Mimika trendnya perlahan tapi pasti naik dan positif. Apalagi saat ini kemajuan suatu daerah diatur oleh Pemerintah daerahnya, oleh sebab itu cara pemikiran masyarakat juga harus dirubah yaitu masyarakat yang menjadi subyek utama.

Bacaan Lainnya

“Kita tidak perlu muluk-muluk cepat-cepat naik tapi perlahan saja step by step tapi kuat dan kokoh. Paradigmanya sudah berbeda sekarang tidak jamannya masyarakat datang bawa proposal seperti dulu,” kata Klemen saat menyampaikan sambutannya, dalam acara Desiminasi perekonomian Papua terkini dan percepatan digitalisasi daerah, yang di selenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Papua di hotel Grand Mozza, Senin (29/3/2021) malam.

Wagub mengungkapkan, Pemprov sendiri bangga kepada Kabupaten Mimika yang sudah mulai menjalankan aktifitas perekonomian secara digital, contoh transaksi digital di pasar sentral. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang sederhana dan tidak main-main tetapi sangat luar biasa. “Terima kasih Pak Bupati dan Wakil Bupati Mimika, harusnya itu bukan terjadi di Mimika duluan. Harusnya Biak atau Serui atau Jayapura duluan karena daerah itu yang lebih maju sejak Indonesia Merdeka,” ungkapnya.

Klemen meminta kepada Pemerintah di seluruh Kabupaten Kota yang ada di Papua untuk membangkitkan masyarakat Papua tidak perduli status sosialnya apa. Hal tersebut sesuai dengan visi misi Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal.

“Ayo mari kita bangkitkan seluruh masyarakat Papua tidak perduli masyarakat tinggal dimana ada di pantai, pulau-pulau, gunung-gunung atau di lembah-lembah seperti kita ini, atau bahkan di rawa-rawa tapi pemerintah harus membantu untuk mandiri,” tegasnya.

Pimpinan perwakilan BI Papua Naek Tigor Sinaga dalam pemaparan prospek perekonomian Papua mengatakan inflasi di Kabupaten Mimika berada pada tingkat yang lebih tinggi yaitu 4,11 persen dari tahun ketahun dengan menyumbang bobot 25 persen dari perhitungan inflasi di Papua.

“Hal tersebut menunjukkan betapa strategisnya posisi Kabupaten Mimika dalam pengendalian inflasi Provinsi Papua. Penyumbang inflasi terbesar di Mimika adalah sub kelompok makanan,” tutur Sinaga.

Kabupaten Mimika memiliki peran yang strategis dalam perekonomian Provinsi Papua sepanjang tahun 2020 Mimika menyumbang 31,6 persen dari total PDRB Provinsi Papua dengan pertumbuhan tahunan tertinggi sebesar 11,5 persen dari tahun ketahun, di bandingkan tahun 2019.

“Kabupaten Mimika juga menghasilkan PAD sebesar 310 milyar atau 13,5 persen dari total PAD Provinsi Papua. Perputaran dana masyarakat yang disimpan dalam bentuk dana pihak ketiga di perbankan mencapai angka 6,5 Triliun atau 14,06 persen dari total DPK Papua pada februari 2021,” ungkapnya

Penyaluran kredit di Kabupaten Mimika baru mencapau angka 2,9 Triliun atau sebesar 8,8 persen dari total kredit Provinsi Papua. Sehingga Loun to deposit ratio Kabupaten Mimika tercatat sebesar 4,61 persen, atau masih tergolong rendah bila di bandingkan tingkat di Papua sebesar 71,16 persen atau juga dengan nasional 81,54 persen.

“Untuk meningkatkan angka Loun to deposit ratio di Kabupaten Mimika maka dilakukan identifikasi pada sektor-sektor produktif lainnya diluar sektor pertambangan antara lain, sektor perikanan dan pertanian yang apa bila di berdayakan lebih terarah dan terintegrasi akan menjadi sumber ekonomi baru,” tuturnya.

Sementara Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di depan Wagub Klemen Tinal menyampaikan kemajuan-kemajuan yang di capai oleh Mimika yaitu sektor peternakan yaitu produksi telur yang sudah surplus, sektor transportasi yaitu menjadi pilot projek tol laut dan jembatan udara untuk disfaritas harga di wilayah pegunungan, pembentukan TP2DD untuk mensukseskan transaksi keuangan dan pengurusan administrasi kependudukan secara digitalisasi dan sebagai salah satu kota di Papua yang ditunjuk oleh Kemkominfo sebagai pilot projek smart city

Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat, Kepala Kanwil DJBB, Jajaran Perbankan yang ada di Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia (PTFI), Forkopimda Mimika dan seluruh instansi terkait baik Provinsi Papua maupun dari Kabupaten Mimika.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait