Wabup Mimika Ingin Wujudkan Mimika Sebagai Pusat Kota Studi

  • Whatsapp

TIMIKA – Tabaos14  |  Salah satu cita cita Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mewujudkan “Bersatu Membangun Mimika” yakni ingin mewujudkan Mimika sebagai Pusat Kota Studi .

Wakil Bupati Mimika Jhon Rettob mengakui salah satu yang menjadi cita – cita dan keinginan yakni mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, yakni dengan mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

Bacaan Lainnya

” Jika kita lihat, orang di sini bangunan kampusnya tidak meyakinkan. Tapi ilmunya bagus di dalam. Kan manusia itu sifatnya suka melihat luarnya saja,” kata Wabup usai melakukan pertemuan dengan sejumlah Dosen dari Perguruan Tinggi Timika di Hotel Horyson Jalan Hasanuddin Selasa (16/6).

Menurutnya, segala sesuatu terkait infrastruktur, akreditasi, maupun tenaga pengajarnya harus berimbang secara kualitas. Sehingga pihaknya masih mengupayakan beberapa strategi agar tercapainya cita-cita tersebut.

“Saya belum bisa jawab sekarang soal strateginya. Tapi itu memang jadi cita-cita kami, cita-cita saya pribadi untuk Mimika tahun kedepan,” tegasnya.

Jhon mengakui, memang perlu diadakan kerja lintas sektor dalam hal ini Pendidikan. Baik pihak swasta, dalam hal ini yayasan serta Pemerintah juga masyarakat. Pasalnya, bila dilihat secara publisitas, Kabupaten Mimika punya nilai jual tersendiri dengan adanya Fakultas Psikologi di Universitas Timika, sehingga membedakan Mimika dengan wilayah lain di Papua yang memiliki lembaga pendidikan tinggi.

” Kita punya Program Studi Psikologi, ini membedakan kita dengan wilayah lain. Bahkan di Uncen pun tidak, di Papua Barat pun tidak ada,” terangnya.

Selain memiliki Fakultas Psikologi, Mimika juga memiliki Politeknik Amamapare yang menurutnya sumber daya manusia yang dihasilkan siap pakai, serta kemampuan akademis kampus tersebut dapat diterapkan untuk membantu kerja Pemerintah.
“ Setelah saya amati dan mendengar sendiri masukan dari para dosen yang ada di Perguruan di Timika ini ternyata semua sudah siap pakai yakni ilmu mereka,” katanya.

Dijelaskannya, untuk merealisasikan Timika menjadi Kota Pelajar, maka akan menguntungkan industri ekonomi lain terlebih khusus pada usaha mikro. Namun untuk mencapai hal tersebut, pihaknya masih harus bekerja keras dalam memikirkan kebijakan serta meminta partisipasi semua unsur lembaga dan masyarakat untuk bekerjasama. (Yonri/Tahir)

Pos terkait