Upaya Persatukan Lemasa Dinilai Baik

TIMIKA – Tabaos14 |  Komisaris Lembaga Musyawarah adat suku Amungme Yoseph Yopi Kilangin mengungkapkan, upaya yang dilakukan oleh para Tokoh Amungme untuk menyatukan Lemasa dinilainya baik, setelah dilakukan beberapa kali pertemuan untuk mengakhiri dualisme lembaga yang menaungi masyarakat Amungme, namun terkendala upaya Hukum Odizius.

Kubu-kubu yang ada didalam lemasa baik yang ada di pihak Karolus dan kami yang ada disini itu sudah bernegosiasi dan sudah dalam proses berulang-ulang,” kata Yopi saat ditemui di Jalan Budi Utomo, Senin (10/2).

Ia menjelaskan, telah dilakukan beberapa kali pertemuan yang dihadiri oleh Tokoh-Tokoh Amungme, dalam hal ini Badan Pendiri, Amungme Naisorei, dan beberapa Tokoh  Intelektual lainnya untuk menyatukan LEMASA melalui Musyawarah Adat Luar Biasa.

“Kami sudah duduk berbicara tentang siapa, dan bagaimana penyelenggaraannya nanti, bentuk panitia seperti apa,” jelasnya.

Namun, proses penyatuan Lemasa sedang berlangsung muncullah upaya yang dilakukan oleh Odizeus yang menyerahkan SK panitia pelaksanaan Musdat, dengan kondisi tersebut, pelaksanaan Musdat tidak akan berjalan sebab, Tokoh-Tokoh yang terlibat dalam Musdat sedang di gugat.

“Kita sementara bicara dalam proses ini (penyatuan Lemasa) namun yang dilakukan oleh Odi muncul, akhirnya semua terhalang , kami juga tidak bicara karena gugatan masuk jadi kita fokus masalah gugatan,” ungkapnya. (Mrc)

Pos terkait