Turnamen Persemi CUP II Siap Digelar

Panitia dan salah satu peserta Turnamen Persemi Cup II, Jumat (07/02).

 

TIMIKA – Tabaos14     I     Turnamen Persemi Cup II siap digelar pada 16 Februari – 6 Maret 2020,  dan kini  sementara berlangsung proses pendaftara hingga seleksi berkas sejak 6-12 Februari 2020.

Manager Persatuan Sepak Bola Mimika (Persemi), Robby Omaleng melalui sekretarisnya, Har Bahari Mokodompit menjelaskan rencana turnamen ini saat jumpa pers di sekretariat Persemi, Jalan Hasanudin, Kamis (06/02).

Dikatakan Har, dalam turnamen Persemi CUP II  ini, akan diakomodir 24 tim sepak bola. Pertandingan kali ini akan memakai sistem gugur untuk Leg Pertama dan Kedua, sedangkan di Leg Ketiga akan digunakan sistem setengah kompetisi.

“Jadi dari 24 club sepak bola ini akan kita bagi menjadi  tiga kru. Masing-masing membawahi delapan tim dan apabila di Leg pertama ada tim yang telah gugur, maka tim yang sudah keluar akan masuk di Enam  Besar. Nanti dalam tiap kru akan diambil dua tim, karena ada tiga kru maka totalnya akan jadi enam tim,” jelas Har.

Dalam sistem pertandingan, kata Har, pada Leg Ketiga nantinya akan ada lima kali pertandingan, dengan sistem kumpul poin. Sekali menang, tim akan memperoleh tiga poin. Jika lima kali berturut-turut memenangkan pertandingan, maka akan meraih 15 poin.

“Poin tertinggi, di urutan pertama dan kedua secara otomatis akan masuk ke babak final. Untuk mencari juara satu dan dua. Sedangkan poin tertinggi di urutan tiga, secara otomatis masuk juara tiga,” jelas Har.

Lanjut Har, untuk hadiah yang disiapkan Pantia Persemi CUP II yakni berupa Medali Emas, Medali Perunggu dan Piala Bergilir. Termasuk uang pembinaan. Untuk Juara Satu dan Dua, akan menerima uang pembinaan sebesar Rp25 juta. Sedangkan Juar Tiga sebesar Rp15 juta.

“Kalau turnamen tahun kemarin memang kita berikan uang pembinaan lebih besar dari tahun ini.  Juara satu saja kita berikan Rp50 juta, juara dua Rp40 juta dan juara tiga Rp30 juta. Alasannya, karena tahun kemarin itu kita banyak tim dan sistemnya juga kompetisi. Jadi pertandinganya lama, hampir 2-3 bulan. Kalau pertandingan kali ini palingan hanya berlangsung tiga minggu saja,” ketus Har.

Har juga mengatakan, bahwa selama pendaftaran, panitia akan langsung melakukan screening. Artinya, berkas-berkas setiap tim akan langsung diperiksa.

Setiap club wajib melengkapi berkas para pemain seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Surat Peryataan menjadi bagian dari club, dan yang terpenting adalah KTP Mimika, bukan KTP luar Mimika.

“Pertandingan akan kita gelar di Lapangan Timika indah, sehingga  masyarakat bisa menonton. Nanti kalau pertandingan sudah diakhir, barulah kita gelar di lapangan hijau seperti di SP1 dan atau di Brigif,” ujarnya.

Har menambahkan, jika digelarnya Turnamen Persemi CUP II ini adalah guna untuk mencari bibit pemain yang unggul, dan dapat disuplay ke Tim Persemi  guna mengikuti Liga Tiga.

“Persemi dari 2017, masuk sebatas penyisihan saja dan tidak pernah bertanding lewat regional. Sedangkan 2018, Persemi Meraih Juara I Zona Papua. Begitu juga di 2019, Persemi mendapat poin tertinggi di Zona Papua,” tuturnya.

Secara otomatis, Persemi telah meraih dua kali Juara Zona Papua. Sedangkan di 2020 ini, Persemi masuk 16 besar. Artinya, Persemi tidak lagi bertanding antar kabupaten melainkan pada tingkat Nasional.

“Kami mohon doa masyarakat agar Persemi bisa lolos di 16 besar, supaya Persemi bisa masuk di Liga II agar kita bisa mendapat tiket 32 nasional tahun ini. Jadi, kita harus berusaha karena pada 16 besar itu akan ada 26 tim se-provinsi di Indonesia yang siap bertanding,” tambahnya

Sedangkan dari 32 besar, lanjutnya, Persemi harus bisa masuk delapan besar karena jika tidak maka Persemi harus terjun bebas. Artinya, Persemi harus kembali memulai dari awal lagi.

Ketua Panitia Turnamen Persemi CUP II, Fredy Oroh menjelaskan, saat ini sudah ada 21 tim yang sudah berkoordinasi denganya dan siap untuk melengkapi semua berkas-berkas.

“Saya ingin semua bisa taat administrasi, dan saya sangat yakin, teman-teman kita ini bisa bersaing. Anak-anak muda di Mimika bisa ikut kembangkan bakat mereka karena kita inginkan, pemain handal Persemi adalah asli anak-anak Mimika dan bukan dari luar,” pesannya. (Lis)

Pos terkait