Tuntutan Petugas Kebersihan Disampaikan ke Bupati

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Ir. Limi Mokodompit.

 

TIMIKA – Tabaos14    I    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Ir. Limi Mokodompit menekankan, akan segera menyampaikan tuntutan para petugas kebersihan sampah yang beberapa waktu lalu melakukan aksi mogok, menuntut kenaikan upah dan kesejahteraannya.

Pihak DLH, ungkap Mokodompit, akan melaporkan kepada Bupati Mimika karena mengenai kesejahteraan para petugas kebersihan itu bukanlah wewenang DLH, dan harus dibicarakan terlebih dahulu dengan Pemkab Mimika, yakni Bupati Mimika.

“Kenaikan gaji kan bukan kewenangan saya, kalau kesejahteraan dan kesehatan kita laporkan nanti, sepanjang itu rasional dan demi perbaikan dan kesejahteraan pekerja, itu pasti diperhatikan. Apalagi dengan sudah membaiknya kebersihan kota ini, jadi sudah sepantasnya di perhatikan,” kata Kepala DLH Mokodompit, Rabu (12/02).

Menurut Limi Mokodompit, Pemkab Mimika menganggarkan untuk upah petugas kebersihan setiap tahunnya sebesar Rp7 milyar dari APBD. Sedangkan untuk tunjangan lainnya jugaa ada, yaitu BPJS untuk kesehatan para petugas kebersihan tersebut.

“Mereka dianggarkan Rp7 milyar pertahun dari APBD untuk gaji 149 orang,” tutur Limi.

Limi menegaskan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan aspirasi para pekerja kebersihan tersebut. Tetapi pihaknya tetap menyerahkan kepada Bupati yang memiliki wewenang. Pihaknya menampung apa yang menjadi aspirasi para petugas kebersihan, kemudian melaporkan kepada Bupati untuk ditindak lanjuti.

“Intinya, tuntutan mereka semua itu semua kita tampung aspirasi itu dan kami akan sampaikan kepada pimpinan daerah,” tegasnya.

Tak lama berlalu ditempat yang sama juga dikatakan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob bahwa persoalan tuntutan petugas kebersihan kemarin adalah bagaimana agar kesejahteraan petugas kebersihan lebih diperhatikan lagi oleh Pemerintah. Pemerintah jelas akan perhatikan itu, jelas Wabup dan Rettob, dan saat ini petugas kebersihan sudah bekerja seperti biasa.

“Untuk gaji dan kesejahteraan petugas kebersihan ini, kita akan evaluasi ulang. Minimal gaji semua petugas sesuai dengan standar UMK Kabupaten Mimika,” ujar Wabup Rettob. (*#/samone)

Pos terkait