TNI Bekali Pelajar SMP Negeri Batom Materi Pancasila

Prajurit TNI saat memberikan materi Pancasila kepada para pelajar SMP Negeri Batom. (Foto : Shel)

 

Bacaan Lainnya

PEGUNUNGAN BINTANG – Tabaos14   I  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509 Kostrad selain melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan Negara, juga memberikan bantuan tenaga di bidang pendidikan bagi para pelajar di Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Seperti yang dilaksanakan personel Pos Batom yang dipimpin Wadanpos, Sertu Putu Dedi beserta enam orang anggota dengan memberikan bantuan tenaga pendidikan kepada Siswa-siswi SMP N Batom di Kampung Batom, Distrik Batom Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (08/01/2020).

Disela-sela kegiatan pengajaran tersebut, Sertu Putu Dedi mengatakan bahwa, sebagaimana diketahui bahwa siswa-siswi di sekolah saat ini harus diberikan materi pengetahuan, terutama Pancasila sebagai dasar negara untuk meningkatkan rasa nasionalisme dalam menumbuhkan dan meningkatkan sikap cinta tanah air dan lebih mengenal tentang bangsanya.

“Pemberian wawasan kebangsaan sejak dini kepada siswa-siswi SMP N Batom ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme dalam menumbuhkan dan meningkatkan sikap cinta tanah air dan lebih mengenal tentang bangsanya, ” kata Sertu Putu Dedi.

Atas giat TNI itu, Evani Manupasa, S.Pd selaku Guru SMP N Batom mengucapkan terima kasih banyak kepada anggota TNI yang telah membantu sekolah dengan memberikan materi wawasan kebangsaan bagi para murid.

“Kami sangat senang, dimana sebelumnya kami hanya melihat bapak-bapak TNI yang bertugas melaksanakan pengamanan Negara, tetapi kali ini saya sendiri melihat bahwa bapak-bapak TNI juga ikut serta dalam upaya membantu mencerdaskan siswa-siswi dengan mengajar di SMP N Batom ini,” ucapnya.

Salah seorang pelajar SMP N Batom, Abraham mewakili teman temannya juga menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI yang telah memberikan pelajaran kepada dirinya dan teman-temannya.

“Kami senang, bapak TNI mengajari kami tentang pengetahuan Pancasila karena biasanya hanya guru kami yang mengajarkan kami. Kami bercita-cita ingin menjadi seperti bapak TNI yang bisa datang ke sekolah untuk mengajari,” kata Abraham. (**/Samone)

Pos terkait