Tim Covid : Aktifitas Masih Tinggi Picu Melonjaknya Pasien Positif Di Tembagapura

  • Whatsapp

TIMIKA  –  Tabaos14  |  Meski Manajemen PT. Freeport menyatakan telah melakukan sesuai dengan Protokol Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus di area pertambangan itu, namun tingginya aktifitas serta pergerakan warga di wilayah Tembagapura menjadi pemicu meningkatnya kasus penemuan baru yang terinfeksi Covid 19.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Reynold Rizal Ubra,M. Epid dalam video confrence bersama sejumlah Wartawan mengatakan, pemicu meningkatnya kasus baru di wilayah PT Freeport akibat gagalnya Sosial Distencing.

Bacaan Lainnya

” Meskipun menjaga jarak untuk melakukan aktivitas secara terus menerus terjadi namun perpindahan virus ini dari seseorang ke orang lain ini tetap masih terjadi,” kata Reynold (10/05).

Menurut Reynold, pada pertemuan antara pihak Eksekutif dan Legislatif serta Tim Gugus Covid 19 telah menyepakati untuk bisa melibatkan Pemerintah Pusat agar bersama-sama memikirkan dan mengambil keputusan terkait aktifitas karyawan serta operasional PT Freeport yang ada di Tembagapura.

” Kita tahu ini merupakan situasi yang sangat sulit ketika kebijakan tetap dirumah diterapkan maka ada yang harus dikorbankan yakni ekonomi,” kata Reynold.

Untuk itu Reynold berharap, perlu duduk bersama antara Pemerintah serta Manajemen pihak PT. Freeport untuk mencari jalan keluar dalam mencegah penyebaran virus Covid 19 ini. Namun satu hal yang perlu disikapi positif bahwa pihak Manajemen Freeport turut aktif memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penyebaran virus itu bisa diperlambat.

” Menurut kami salah satu alternatif dalam melakukan upaya memperlambat adalah ada kebijakan dimana dalam bekerja yakni Stay at Home dan Work at Home,” katanya.

Reynold menambahkan, selain itu penyebab lainnya adalah cuaca yang tidak menentu dimana terjadinya curah hujan yang tinggi serta cuaca dingin menjadi faktor penyebab virus tersebut bertahan di wilayah itu. (Tahir)

  • Whatsapp

Pos terkait