Tiga Guru SD Disandra KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Pio L Nainggolan. (foto: istimewa)

TIMIKA – Tabaos14    |    Sebanyak (tiga) 3 orang guru yang bertugas SD Inpres Baluni tepatnya di Kampung Jagamin Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, Selasa (18/2) lalu ternyata disandra oleh sebanyak 50 orang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ketiga orang guru yang disandra tersebut berinisial, EL, AS, BP, Rabu (26/02) berhasil dievakuasi pihak kemanan yang melaksanakan pengamanan di wilayah Tembagapura menggunakan heli bel 412/P-3002 milik Polri.

Pagi sekitar pukul 08.09 WIT Heli Bell 412/P-3002 milik Polri dengan Pilot, Kompol Triadhi dan AKP Hendri Noviardhi terbang menuju Arwanop untuk melaksanakan evakuasi terhadap tiga orang guru tersebut. Kemudian terbang kembali ke terminal UPBU Bandara Moses Kilangin Timika. Selanjutnya, dibawa ke Mako Yon B Pelopor Timika di Jalan Agimuga Mile 32 untuk diambil keterangannya.

Sebelumnya, terdapat sekitar 50 orang KKB memasuki Kampung Jagamin dan mencari masyarakat pendatang (Non Papua) dan menemukan tiga orang guru tersebut.

Pihak KKB berencana membawa guru-guru tersebut untuk disandera dan diancam akan dibunuh, tetapi Kepala Kampung menghalang-halangi sehingga berdasarkan kesepakatan masyarakat Kampung Jagamin, ketiga guru itu harus dievakuasi ke Timika.

Mendapat ancaman penyandraan hingga hendak dibunuh itu, ketiga guru tersebut diantar oleh masyarakat Jagamin berjalan menuju Kampung Anggogoin di Bandara Arwanop. Keesokan harinya, ketiga guru tersebut melaporkan kejadian penyandraan kepada pihak keamanan di Pos Satgas Pamrahwan Arwanop Yonif 754/20/3/Kostrad, dan selanjutnya dievakuasi ke Timika.

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Pio L Nainggolan ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan resmi terkait kejadian penyandraan yang menimpa ketiga orang guru yang bertugas di SD Inpres Baluni Kampong Jagamin. Dirinya akan mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Iya memang ada info itu, cuma saya belum dapat laporan. Nanti saya infokan,” kata Dandim.(tmk/mercy)

Pos terkait