Tertibkan Pengelolaan Limbah, Bupati Perintahkan Buat Perda Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Pentingnya pengelolaan limbah yang di hasilkan dari rumah tangga maupun usaha yang ada di Kabupaten Mimika, Bupati Mimika perintahkan untuk pembuatan Peraturan daerah (Perda) limbah domestik.

Dalam menyikapi hal tersebut Pemkab Mimika didampingi balai prasarana permukiman wilayah Provinsi Papua direktorat jenderal cipta karya Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan sehat mulai merancang peraturan daerah (Ranperda) tentang pengelolaan air limbah domestik Kabupaten Mimika tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Langkah awal yang dilakukan dalam pembentukan Ranperda tersebut Pemkab Mimika melakukan Focus Group Discussion (FGD) 1 terkait pendampingan penyusunan ranperda tentang pengelolaan air limbah domestic di Mimika yang dilaksanakan di Kantor Bappeda Mimika, Kamis (10/6/2021).

Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah 2 Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Erwin Sucipto mengatakan pengelolaan air limba domestic di Kabupaten Mimika hingga kini belum memiliki regulasi yang jelas. Menurutnya, Mimika perlu ada regulasi yang mengatur terkait pengelolaan air limbah domestic.

“Pemdapingan Atas permintaan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dan berdasarkan SK Bupati Mimika telah terbentuk juga tim yang perancang perda terkait pengelolaan air limbah domestic,” kata Erwin.

Menurut Erwin setelah semua proses dipersiapkan, tim akan segera menyerahkan ranperda tersebut kepada pihak legislative untuk disahkan, sehingga perda tersebut legal. Pihsknya berharap ada dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mimika. “Sehingga target kita dalam tahun ini perda tersebut sudah dilegalkan, dan Mimika akan menjadi contoh bagi daerah lain terkait pengelolaan air limbah domestic yang memiliki regulasi,”tuturnya.

Sementara itu, Asisten 1 Sekda Mimika, Syahrial hadir dalam kesempatan itu mengatakan, Pemkab Mimika mendukung penuh penyusunan perda terkait pengelolaan air limbah domestic dengan melakukan pendampingan terhadap tim penyusun perda, dan berharap Ranperda rampung sebelum pembahasan APBD perubahan.

Naskah akademik berfungsi penting dalam rangka menciptakan suatu peraturan daerah yang baik dan berkualitas, agar peraturan daerah mempunyai kebebasan secara hukum, struktur, substansi dan kultur hukum yang melekat didalamnya, dan FGD memberikan masukan yang bermanfaat bagi kesempurnaan penyusunan naskah akademik ranperda tentang air limbah Domestik Kabupaten Mimika.

“Dalam upaya pembentukan peraturan daerah, diperlukan adanya naskah akademik, sebagai bahan masukan, bahan pembanding dan bahan acuan dalam proses perencanaan pembentukan peraturan daerah Kabupaten Mimika karena sebagai hasil penelitian ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Menurutnta air limbah domestik merupakan air limbah yang dihasilkan dari usaha atau kegiatan manusia baik dari kegiatan rumah tangga, perdagangan, perkantoran yang dibuang ke lingkungan yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan hidup.

Air limbah domestik selayaknya dikelola dengan baik agar dapat mengurangi pencemaran terhadap air, udara, tanah dan juga manusia serta makhluk hidup lainnya. Sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sebagaimana ditegaskan dalam pasal 43 ayat 3.

“Pemerintah Kabupaten Mimika melakukan upaya pengelolaan dan pembinaan pengelolaan air limbah rumah tangga, dalam peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat nomor 04/PRT/M/2017 tentang penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik maka pemerintah daerah wajib menetapkannya sebagai peraturan daerah,” tuturnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait