Teror Tembagapura Diduga Oleh Kelompok Ayup Waker dan Lekagak Dari Luar Timika

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata saat diwawancarai di Mapolres Timika, Selasa (03/03).

TIMIKA – Tabaos14    I    Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menjelaskan, penembakan yang dilakukan di Utikini Distrik Tembagapura dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata dari luar Timika dan diduga merupakan kelompok Ayup Waker dan kelompok  Lekagak.

Kapolres juga mengatakan bahwa, kedua kelompok KKB tersebut yang juga hendak melakukan penyandaran terhadap tiga orang guru SD pada beberapa hari lalu di Kampung Jagamin, Distrik Tembagapura.

“Kedua kelompok KKB ini juga, sebelumnya hendak melakukan aksi penyanderan terhadap tiga orang guru SD di Kampung Jagamin. Mereka juga telah melakukan penembakan mobil patrol LWB Polsek Tembagapura, “ jelas Kapolres, Selasa (03/03).

Lebih lanjut kata Kapolres Mimika, aparat Satgas Gabungan yang bertugas saat itu sempat membalas tembakan maka terjadi kontak tembak. Hal itu dilakukan guna menghalau kelompok KKB agar aparat dapat mengamankan warga ke Polsek Tembagapura dan juga mengamankan jalur kendaran yang sempat diberondong tembakan oleh kelompok KKB.

“Tidak ada penyerangan Polsek, anggota Polsek membalas tembakan kearah kelompok tersebut untuk menghalau mereka agar aparat bisa mengevakuasi warga dan juga mengamankan jalur mobil yang diberondong agar dapat berjalan mengamankan di Polsek, “ ungkap Kapolres.

Menurut Kapolres, anggota yang bertugas saat itu memang mencoba mengutamakan penyelamatan warga dari gangguan tembakan kelompok kriminal bersenjata itu.

“Kami utamakan menyelamatkan warga, maka anggota melepaskan tembakan untuk menghalau. Warga kami amankan di Polsek setelah situasi kondusif mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, “ tambahnya.

Dengan kejadian rentetan teror penembakan yang dilakukan pada, Senin (2/3) pagi dan siang oleh kelompok kriminal bersenjata, saat ini situasi telah kondusif. Namun, aparat tetap melakukan penjagaan serta memperketat jalur-jalur. Sebagian tim, juga telah melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan tidak ada penambah personil. Namun tetap menggunakan kekuatan personil gabungan yang ada.

“Tidak ada penambahan personil pasca kejadian teror penembakan itu, kami tetap menggunakan personil yang ada dan juga menggunakan personil Brimob BKO Bengkulu yang telah berada di Kabupaten Mimika, “ katanya.

Pasca aksi teror penembakan kelompok kriminal bersenjata di areal Polsek Tembagapura dan Utikini Distrik Tembagapura itu, Kapolres Era Adhinata menjelaskan, tidak ada korban. Namun, hanya satu orang anggota yang mengalami luka ringan karena terkena serpihan kaca mobil.

“Pada aksi penyerangan itu, tidak ada korban. Namun ada anggota kami, hanya mengalami luka ringan karena terkena serpihan kaca mobil, “ ungkap Kapolres I Gusti Gde Era Adhinata.(tmk)

Pos terkait