Ternyata Masih Banyak Pekerja Mimika Terima Upah Tidak Sesuai Dengan UMK

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika menyebut ada beberapa perusahaan di Kabupaten Mimika yang memberikan upah pekerja tidak sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) Kabupaten Mimika. UMK Kabupaten Mimika sendiri saat ini adalah 3,9 juta.

Angka UMK ini juga masih sama seperti tahun 2019, dimana UMK yang ditetapkan provinsi melalui Keputusan Gubernur Papua No 188.4/420/Tahun 2019 lalu tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten Mimika, adalah sebesar Rp 3.958.444.

Bacaan Lainnya

Dalam surat keputusan Gubernur tersebut juga dijelaskan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Mimika terbagi menjadi tiga sub sektor yakni Minyak dan Gas Bumi sebesar Rp 4.174.654, Emas dan Tembaga sebesar Rp 4.249.781, serta Jasa Konstruksi sebesar Rp 4.096.624.

“Sesuai dengan anjuran menteri itu tahun ini tidak ada perubahan sama dengan tahun lalu karena masih dampak pandemi Covid-19,” kata Kepala Disnakertrans Mimika Paulus Yanengga diruang kerjanya, Jumat (28/5/2021).

Terkait apakah ada kenaikan UMR di tahun 2021 Yanengga menjelaskan bahwa, sudah diajukan sejak tahun 2020 dan setiap bulannya pihak Disnakertrans selalu mengecek ke Provinsi.Putusan untuk tahun 2020 itu sudah ada di meja Gubernur. Apalagi saat ini gubernur sedang berobat di luar sehingga kita masih menunggu, dan rencananya minggu depan akan bertemu dengan Gubernur untuk koordinasi dengan biro hukum supaya kita punya surat permohonan UMK itu seperti apa.

Ada beberapa provinsi berusha untuk kasih naik tetapi itu jadi kendala juga jadi memang ada surat edaran dari kementerian melalui provinsi kita dipanggil dan dianjurkan untuk tidak naik atau sama dengan tahun yang lalu

“Intinya tidak ada perubahan UMK di Kabupaten dan itu sesuai dengan instruksi Presiden di seluruh Indonesia untuk tetap sama. ,” Jelasnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait