Terkait Sekolah Tatap Muka, Dispen Minta Orang Tua Harus Buat Pernyataan Bermaterai

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14|Wacana sekolah tatap muka yang rencananya akan dilakukan di tahun 2021 ini oleh Menteri Pendidikan, tidak direspon mentah-mentah oleh Pemkab Mimika. Namun Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan justru meminta kepada orang tua siswa terlebih dahulu membuat surat pernyataan dan ditandatangani diatas materai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Jeni O Usmani mengatakan, hal ini penting agar jika ada anak-anak terinfeksi virus Corona maka pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan tidak di persalahkan.

Bacaan Lainnya

“Orang tua harus membuat pernyataan diatas materai 6000. Karena kalau tiba-tiba ada apa-apa orang tua pasti tuntut kita, ini menyangkut anak-anak punya nyawa lho,” kata Jeni saat ditemui di kantor Bappeda Mimika, Jumat (08/01/21).

Jeni mengungkapkan, memang pendidikan sangat penting tetapi kesehatan adalah hal yang utama. Oleh sebab itu Pemkab Mimika tidak mau gegabah dengan mudah melakukan sekolah tatap muka, karena yang berhak memutuskan untuk kesehatan anaknya adalah orang tuanya.

“Nanti jika kita langsung ambil keputusan berarti kita yang bertanggung jawab. Karena yang punya anak-anak ini orang tua kita sebagai pemerintah tidak bisa memutuskan apa yang terbaik untuk anak-anak,” ungkap perempuan yang juga menjabat sebagai Pj Sekda Mimika itu.

Jeni menjelaskan, pihaknya sedang mengumpulkan para Kepala Sekolah Negeri dan pihak Kepala Komite Sekolah untuk membicarakan hal tersebut. Untuk sekolah swasta sendiri pihaknya akan melakukan pertemuan setelah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah negeri terlebih dahulu. “Rapat sementara jalan setelah itu Ketua Komite melakukan pertemuan dengan orang tua,” jelasnya.

Jeni kembali menegaskan, faktor utama adalah kesehatan, oleh sebab itu pihaknya tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan untuk melakukan sekolah tatap muka. Menurutnya untuk melakukan sekolah tatap muka selain keputusan dari orang tua dan anak tetapi juga kebijakan pemerintah.

“Pendidikan memang penting tapi kesehatan anak jauh lebih penting dan harus diutamakan,” tegas Jeni.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait