Terkait Pembatalan Sholat Ied Ini Tanggapan Ketua MUI Mimika

  • Whatsapp
MMesjid Agung Babusalam,Timika. (Foto : Google.Com)

TIMIKA – Tabaos14 | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, Ustad H.  Amin Ar, S.Ag meminta agar umat muslim di Kabupaten Mimika tetap tementaati keputusan Bupati terkait pembatalan sholat ied.

“Bupati yang memberi ijin, maka kami ormas islam berpendapat, maka bupati pula lah yang harus membatalkan ijin itu”, tutur Amin saat dihubungi Tabaos14 via telepon, Kamis (21/5).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Meskipun pihaknya sudah sejak lama menjadi jembatan aspirasi umat islam agar sholat ied dapat dilaksanakan secarah jemaah dan  sempat merasa kecewa dengan keputusan tersebut, lantaran dinilai tidak adil. Namun seluruh Ormas Islam sudah siap dengan segala keputusan Bupati.

“Ya, cuma kita berpikir adil, ya. Kita cuma minta dua jam. Sementara pasar misalnya buka dari jam 6 sampai jam 2 (siang) dengan tingkat resiko yang saya kira lebih berat di pasar itu. Cuma kita kalau bicara lagi tentang hukum dan undang-undang, kalau kumpul di masjid kena undang-undang. Kalau kumpul di pasar tidak kena undang-undang. Di situlah kami rancunya berpikir, bagaimana itu?” Kata Amin.

Tapi Amin menegaskan bahwa umat Islam harus menerima keputusan tersebut dengan lapang hati. Serta pihaknya, Ormas Islam, yang terdiri dari MUI Mimika, PHBI Mimika, DMI Mimika, ICMI Mimika, PC NU Mimika, PD Muhammadiyah Mimika dan BAZNAS Mimika telah menyampaikan permohonan maaf kepada Umat Islam atas ketidaknyamanan ini. Permohonan maaf tersebut disampaikan secara daring, baik melalui pesan singkat whatsapp maupun melalui facebook.

“Saya sampaikan kepada Umat Islam Kabupaten Mimika, taatlah pada Allah, taatlah pada Rasul dan taatlah kepada pemimpin kita. Jadi kita taat kepada Pemerintah karena Pak Bupati ini, besarnya tekanan dari atas maka dia membatalkan. Andai tidak ada tekanan dari atas, mungkin kita bisa melaksanakan Sholat Ied berjamaah. Dari Gubernur, dari Pemerintah pusat, untuk tidak melaksanankan Sholat Ied di masjid dan di lapangan,” tegas Amin.

Untuk melaksanakan Sholat Ied di rumah, kata Amin, pihaknya sudah menyebarkan Panduan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Rumah melalui media sosial. (Yondri)

Pos terkait