Tak Ada Pergerakan Kasus Tak Berarti Covid-19 Berakhir

  • Whatsapp

Data update Covid-19 Kabupaten Mimika, Selasa (28/04). (Foto: TGTPP Covid-19 Mimika)

TIMIKA – Tabaos14    I    Tidak adanya pergerakan kasus pada angka perkembangan Covid-19 di Kabupaten Mimika hari ini, Selasa (28/04), tak berarti bahwa kondisi penyebaran Covid-19 di Mimika ini telah berakhir.

Bacaan Lainnya

Dalam tanggapannya atas sejumlah pertanyaan wartawan dalam group What’s App Selasa sore, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, M.Epid menegaskan beberapa hal terkait update hari ini.

Juru Bicara TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, M.Epid. (Foto: Diskominfo Mimika)

“Jumlah PDP sebanyak 70 orang setelah bertambahnya 13 orang PDP baru, 6 dari RSMM dan 7 dari RS. Tembagapura. Sedangkan jumlah pasien Covid-19 belum ada penambahan kasus dan semoga dalam minggu ini tidak ada peningkatan kasus yang signifikan,” tulis Ubra.

Namun dalam menjawab pertanyaan soal apakah masa Tanggap Darurat yang dilakukan sudah berakhir, mengingat sejak Sabtu (25/04) hingga hari ini tidak nampak petugas yang biasanya terlihat menutup jalan sebagaimana hari-hari sebelumnya. Termasuk dampaknya terlihat bahwa, aktifitas masyarakat sejak pukup 14.00 WIT hingga malam, berjalan seperti biasa. Artinya, pada sejumlah jalan dalam Kota Timika kembali terlihat lagi adanya keramaian warga.

Ubra menegaskan, untuk kondisi yang masih terjadi ini memang sangat dibutuhkan kesadaran masyarakat agar tidak keluar rumah, patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan  pemerintah.

Upaya Tim Gugus saat ini, jelas Ubra, adalah mencari sebanyak mungkin orang yang terpapar. Baik melalui proses tracing kontak maupun pemeriksaan cepat secara masal. Hanya saja akan tetap ada kekuatiran bahwa, meskipun penjaringan kasus dilakukan secara aktif. Namun jika tidak memberikan dampak terhadap masa akhir pandemi ini karena aktifitas masyarakat masih seperti biasa, ini juga akan menjadi sia-sia.

“Jadi waktu untuk mengakhiri Pandemi Covid-19 di Mimika ini masih akan panjang karena aktifitas masyarakat masih berjalan seperti biasa, meskipun deteksi kasus sudah terus dilakukan. Bahkan dari sejak awal,” ucapnya prihatin.

Hal ini membuktikan bahwa, pada saat tidak terjadi perubahan penyebaran yang ditandai oleh naik atau turunnya data angka Covid-19 setiap hari. Itu tak berarti bahwa, penyebaran Covid-19 ini telah berakhir. Ini merupakan pesan penting yang wajib dipahami setiap orang di Mimika ini, karena berhentinya Pandemi Covid-19 ini bukanlah soal ada ditemukan pasien lalu diobati hingga sembuh.

“Kunci keberhasilan saat ini bukan pada pemeriksaan, pengobatan hingga kesembuhan,” katanya mengingatkan.

Jadi, meskipun Tim Rumah Sakit telah menunjukan keseriusannya untuk meningkatkan usia harapan hidup pasien. Demikian pula tim gugus, telah melakukan tracing kontak, melakukan pemeriksaan lebih dini dengan rapid tes dan kemudian melakukan proses isolasi. Atau soal bagaimana dan berapa banyak pemerintah daerah menyediakan bahan makanan bagi masyarakat.

“Jika ternyata masyarakat tetap tidak disiplin untuk tinggal di rumah maka sudah pasti rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Mimika ini masih akan panjang terjadi,” tekan Ubra lagi. (Sam Nussy)

  • Whatsapp

Pos terkait