Tahun Depan DPRD Mimika dari Jalur Otsus Ada 9 Orang, Siapa dan Dari Mana Saja ?

  • Whatsapp
Anggota Komisi II DPR RI, Dr (HC) Drs Komaruddin Watubun, MSi saat diwawancarai wartawan usai sosialisasi di Hotel Grand Tembaga, Senin (29/11)

Timika – Tabaos14  |  Hadirnya UU No 2 Tahun 2021 sebagai pengganti UU No 21 Tahun 2001 Tentang Otsus mengamanatkan posisi kursi anggota DPRD dari unsur Adat, Agama, dan Perampuan.

Untuk Timika ada tambahan kursi DPRD sebanyak 9 orang.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi II DPR RI, Dr (HC) Drs Komaruddin Watubun, MSi kepada wartawan usai sosialisasi di Hotel Grand Tembaga, Senin (29/11) mengatakan tambahan kursi dari jalur Otsus mekanisme aturannya tengah digodok pemerintah, rekrutmen dan seleksinya akan dilakukan 2022 mendatang.

” Komisi 2 akan kawal ini dan prosesnya harus benar. Benar seperti ini harus benar-benar mereka dari tokoh adat, tokoh agama dan perampuan. Jangan orang dari parpol rekrut masuk jadi anggota dewan. Mereka yang direkrut harus benar-benar bukan anggota parpol apalagi dibuktikan dengan KTA Parpol itu tidak bisa. Kemudian jangan ada intervensi dari kepala daerah, tapi biarlah prosesnya mereka lewati secara baik dan benar melalui jalur yang benar,” kata Komaruddin.

Timika  jumlah anggota dewan dari jalur Otsus sekitar 9 orang. 9 orang benar-benar masyarakat asli Mimika yang menurut penilaian mereka adalah sebagai Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Perampuan dan Pemuda.

” Saya ingatkan perekrutan ini harus berjalan dengan baik, dan jangan ada intervensi pemimpin daerah karena itu akan menimbulkan masalah dari masa ke masa. Kita tunggu aturan pelaksananya dari pusat dan mudah-mudahan tahun depan sudah perekrutan dan sudah ada perwakilan dari jalur Otsus di Kabupaten/kota, ” tambah Komarudin.

Komisi II akan perkuat peran Bawaslu termasuk ikut mengawasi tahapan seleksi anggota DPRD dari jalur Otsus ini.

Wakil Bupati Mimika, John Rettob yang dimintai komentarnya mengatakan karena ini tuntutan UU Otsus maka siapapun yang masuk adalah mereka dari unsur Adat, Agama dan Perampuan.

Ini posisinya masyarakat Amungme dan Kamoro punya. Saudara-saudara yang lain harus menghargai, ini kursi Otsus berarti itu hanya Amungme dan Kamoro, ” lanjut Wabup Mimika.

Wabup John juga mendukung apa yang disampaikan Anggota Komisi II DPR RI bahwa tugas pemerintah memantau prosesnya, memantau tahapannya biarlah lembaga yang berwenang yang proses semua tahapan ini hingga 9 orang anggota dewan dari jalur Otsus ini dilantik tahun depan bekerja dengan baik mengikuti aturan. (rus)

Pos terkait