Suku Kamoro Serahkan 78 Hektar Lahan Kepada TNI

Panglima TNI saat menerima penyerahan lahan tanah 78 Hektar dari tokoh adat Suku Kamoro di Kampung Limau Asri SP5, Rabu (19/02).

TIMIKA – Tabaos14    I    Tanah seluas 78 hektar, Rabu (19/02) diserahkan warga asli Timika dari Suku Kamoro kepada TNI untuk pembangunan  Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, yang diterima langsung Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Acara pelepasan dan penyerahan yang berlangsung sekitar pukul 09.20 waktu Papua tadi itu, dihadiri langsung Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Azis di Kampung Limau Asri SP5, Kabupaten Mimika.

Sebelum acara penyerahan tanah dilakukan, Panglima TNI dan Kapolri yang tiba di lokasih disambut dengan tarian adat serta penyematan Topi Cenderawasih kepada Panglima TNI yang juga disambut Bupati Mimika dan sejumlah staf Pemerintahan  Kabupaten Mimika.

Dalam kegiatan itu dikatakan Tokoh Masyarakat Suku Kamoro, Pelipus Monaweyau pada sambutanya bahwa, pihaknya memberikan tanah itu kepada pihak TNI sebagai salah satu bentuk dukungan dalam hal menjaga keamanan di Wilayah Papua. Terlebih khusus di Kabupaten Mimika, juga sebagai salah satu bentuk percepatan pembanguan di Mimika ini.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng bersama Panglima TNI dan Kapolri serta Tokoh Masyarakat Mimika, usai acara penyerahan lahan.

 

“Kami minta juga kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk dapat menerima anak-anak kami sebagai anggota TNI dan Polri, karena dalam tes kami selalu kalah karena tidak memilik uang. Selain itu juga, tanah ini kami berikan untuk ditempati TNI dan Polri guna menjaga keamanan di wilayah Papua dan Timika khususnya, “ kata Pelipus Monaweyau.

Usai acara penyerahan tanah itu, sejumlah tokoh masyarakat Suku Kamoro juga menyerahkan Surat Pelepasan Tanah kepada TNI yang diterima langsung, juga oleh Panglima TNI, Tajhjanto didampingi Pimpinan Komando Kogabwilhan III, Letjen TNI Gadip Warsito.

PanglimaTNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengungkapkan, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III baru saja dibentuk dan belum memiliki markas komando dan wilayah yang menjadi tanggung jawab Komando Kogabwilhan III adalah Provinsi Papua.

“Komando Kogabwilhan III ini baru dibentuk dan kami belum memiliki markas, namun wilayah yang termasuk didalamnya adalah Provinsi Papua ini, “ kata Panglima TNI.

Menurut Panglima, dengan adanya markas komando Kogabwilhan III di Mimika. TNI, selain dapat memanfaatkannya untuk  menjaga pertahanan dan keamanan Negara. Juga untuk ikut membangun kesejahteraan masyarakat di Mimika ini, termasuk memberi pengaruh bagi pemuda-pemudi Mimika untuk menjadi anggota TNI dan Polri serta dapat melahirkan Jenderal-Jenderal Orang Asli Papua.

“Markas Komando ini juga, selain untuk menjaga Pertahanan dan Keamanan Negara. Jelas bermanfaat untuk mensejahtrakan masyarakat di Mimika. Salah satunya adalah untuk dapat memberi pengaruh produktif bagi pemuda dan pemudi di Mimika untuk dapat menjadi anggota TNI dan Polri, guna melahirkan Jenderal-Jenderal yang berasl dari orang asli Papua pada 20-30 tahun kedepan, “ ungkap Panglima TNI.

Panglima TNI dan Kapolri, selanjut melakukan acara bakar batu dan ramah tamah serta foto bersama jajaran TNI Polri. Bahkan Tokoh Masyarakat dan pemerintah di lokasi lahan tersebut. Sebelum akhirnya, rombongan Panglima TNI dan Kapolri meninggalkan lokasi menuju Jakarat.(tmk)

Pos terkait