Stok Obat Malaria Menipis, Puskesmas Diminta Untuk Sosialisasi Cegah Malaria

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Persedian obat primaquin di Kabupaten Mimika mulai menipis, stok obat tersebut tersisa hanya selama satu bulan.

Menurut salah satu staf Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Mimika, Ekawati, terkait persedian primaquin yang hanya sisa sebulan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes Mimika dan juga Provinsi.

Muat Lebih

“Sisa stok sebenarnya mencukupi jika tidak terjadi penambahan kasus malaria di Timika, tapi kalau terjadi penambahan paling tidak cukup sebulan,” kata Eka usai melakukan pertemuan Evaluasi Logistik Malaria dan Perencanaan 2021, di Grand Tembaga, Jumat (24/7).

Eka mengatakan, dari Dinkes Provinsi sendiri telah mengupayakan dengan berkoordinasi Kabupaten lain untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan obat ini. Pasalnya stok obat tersebut bukan saja di Provinsi melainkan stok obat tersebut hampir terjadi di seluruh Indonesia.

“Sampai sejauh ini Provinsi salah satu solusi koordinasi dengan daerah lain yang mempunyai stok obat, Karena stok obat ini juga bukan saja di Papua tapi secara nasional,” ujarnya.

Untuk itu Eka berharap salah satu upaya agar tidak terjadi penambahan kasus malaria, yakni tenaga medis di puskesmas melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Primaquine adalah obat yang digunakan untuk menangani atau mencegah penyakit malaria, penyakit yang disebabkan oleh parasit melalui gigitan nyamuk. Primaquine bekerja dengan menghambat pertumbuhan parasit penyebab malaria dalam tubuh.

Primaquine juga digunakan untuk mencegah malaria kembali muncul. Sebab, parasit Vivax yang menjadi salah satu penyebab malaria, dapat menimbulkan infeksi kedua setelah pasien sembuh.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp