Situasi Kabupaten Puncak, Ini Penjelasan Kapolres Kompol I Nyoman Punia

  • Whatsapp
Foto : Kapolres Puncak, Kompol I NNyoman Punia, S.Sos

Gangguan Kamtibmas yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata (KKTB) beberapa waktu yang lalu di Kabupaten Puncak membuat situs Kamtibmas di wilayah tersebut sempat terganggu.

Namun pasca gangguan tersebut, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Puncak Kabupaten Puncak saat ini sudah aman dan kondusif.

Bacaan Lainnya

“Situasinya sudah aman dan kondusif, masyarakat sudah mulai melaksanakan aktivitas seperti berkebun, beternak dan sudah cukup kondusif,” kata Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika Rabu (13 /7/2021).

Nyoman mengatakan kegiatan dan aktivitas masyarakat di tempat – tempat umum juga sudah berjalan dengan aman dan lancar.

“Kegiatan kemasyarakatan seperti Pasar dan juga di Bandara Aminggaru Ilaga juga berjalan dengan lancar seperti biasa,” kata Nyoman.

Nyoman mengatakan KKTB sempat melakukan aks teror terhadap masyarakat dengan mengeluarkan bunyi tembakan saat acara bakar batu
pada Kamis (8/7/2021).

Acara bakar batu tersebut adalah acara ucapkan syukur warga atas situasi kamtibmas yang sudah kondusif.

” Beberapa Kampung mengamankan diri karena merasa ketakutan diteror terus sama KKTB selama ini dengan melakukan pembakaran, pembunuhan, pengancaman. Masyarakat datang mengamankan diri di kami, kami terima. Setelah dua bulan berlalu ingin pulang ke kampung karena situasi sudah kondusif. Untuk pemulangan itu ada acara adat Bakar Batu, itupun difasilitasi oleh Pemda dan TNI-Polri,”kata Nyoman.

Saat melaksanakan acara syukuran yang diikuti oleh kurang lebih 1000 masyarakat, anggota KKTB lalu kembali mengeluarkan tembakan yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari lokasi acara untuk meneror warga.

” Saat kami sedang melaksanakan kegiatan Bakar Batu, masyarakat ada kumpul 1000 lebih, datang kelompok – kelompok yang tidak suka acara itu menembaki sekitar 100 meter sebanyak tiga kali tapi kami tidak tinggal diam kita bersama Satgas yang bertugas disana langsung melakukan pengejaran sampai lewat bukit hampir 500 meter dan bubarkan mereka,”kata Nyoman.

Acara Bakar Batu terus berlanjut hingga selesai dan masyarakat kemudian langsung kembali ke rumahnya masing – masing dan melaksanakan aktivitas seperti biasa hingga saat ini.

“Masyarakat menyampaikan terima kasih dan sudah pulang ke rumah masing masing. Mereka sudah bisa berkebun, mereka sudah bisa menjaga ternaknya dan menempatkan honai honai mereka. Saya mohon doanya biar terus kondusif dan masyarakat tetap merasa aman dan terus menjalankan aktivitasnya seperti biasa dan pembangunan bisa berjalan dengan baik,”kata Nyoman. (Nay)

Pos terkait