Sholat Idul Fitri 1441 H di Mimika Kembali di Rumah Saja

  • Whatsapp

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE.,M.H dalam kesempatan Rapat Bersama MUI dan Umat Muslim Mimika beberapa waktu lalu di Timika. (Foto: tabaos14.doc)

TIMIKA – Tabaos14    I     Pelaksanaan Sholat Ied yang sempat diijinkan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., M.H mengalami perubahan sebagaimana Surat Bupati Mimika perihal Penyampaian Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H, tertanggal Rabu, 20 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

Dalam suratnya, Bupati Eltinus Omaleng menyatakan bahwa, Sholat Ied tidak dilaksanakan secara berjamaah di lapangan maupun di Masjid. Tetapi menyarankan agar umat muslim di Kabupaten Mimika melaksanakan sholat di rumah masing-masing bersama keluarga.

“Setelah saya koordinasi dengan Gubernur, pada akhirnya kebijakan terhadap pelaksanaan Sholat Ied di Lapangan Eks Pasar Lama itu dibatalkan, sholat hanya boleh dilakukan di rumah saja,” ujar Bupati Eltinus di sela-sela Rapat Koordinasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat di salah satu Hotel di Timika, Rabu (20/05).

Pernyataan didasarkan pada pertimbangan bahwa Pertama, berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Sholat Idul Fitri saat pandemi Covid-19. Kedua, Rapat Terbatas Presiden Republik Indonesia dengan semua Gubernur seluruh Indonesia tanggal 18 Mei 2020. Ketiga, Himbauan Majelis Ulama Provinsi Papua tentang pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1441 H dalam situasi wabah covid-19 Nomor 005/Kep/MUI-Papua/V/2020. Keempat, Video conference Gubernur Papua yang diwakili Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal tanggal 20 Mei 2020 yang dihadiri Ketua MUI dan Ormas Islam Provinsi Papua yang menyatakan untuk tetap beribadah di rumah masing-masing.

“Sesuai dengan instruksi Kementerian dan Gubernur Papua hanya mengijinkan sholat dilakukan di rumah saja. Jadi, selain di rumah, di masjid pun dilarang,” tegas Bupati Omaleng.

Ormas Islam yang terdiri atas MUI Mimika, PHBI Mimika, DMI Mimika, ICMI Mimika, PC NU Mimika, PD Muhammadiyah Mimika dan BAZNAS Mimika melalui pesan singkat kepada tabaos14.com menyatakan, tetap mematuhi keputusan Bupati Omaleng.

“Kepada seluruh Umat Islam yang ada di Kabupaten Mimika, silakan mematuhi Surat Bupati Mimika dan kami, Ormas Islam memohon maaf kepada Umat Islam Kabupaten Mimika atas ketidaknyamanan ini. Umat Islam Kabupaten Mimika tetap harus memberi contoh yang baik kepada yang lainnya karena Islam adalah Agama Rahmatan Lil Alamiin,” terangnya.

Ormas Islam juga berharap agar umat Islam mengambil hikmah dari keadaan ini dan bersabar serta perbanyak doa. (Yondri)

  • Whatsapp

Pos terkait