Senin Depan Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Dimulai, Disdik Mimika Ingatkan Patuhi Prokes

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Menyusul di perbolehkannya sekolah tatap muka untuk siswa kelas akhir, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mimika meminta kepada sekolah-sekolah harus sudah mempersiapkan metode pengaturan sekolah tatap muka di masa pandemi pada Senin mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdik Mimika Jeni O Usmani saat melakukan rapat koordinasi bersama para Kepala Sekolah SD dan SMP Se Kabupaten Mimika, di sekolah SMP Negeri 2 jalan Budi Utomo, Selasa (16/3/2021).

Bacaan Lainnya

Metode yang harus dilakukan dan dilengkapi untuk sekolah tatap muka di masa pandemi yang ditekankan oleh Disdik Mimika antara lain, perlengkapan untuk mendukung protokol kesehatan harus lengkap di sekolah seperti perlengkapan cuci tangan, hand sanitizer, thermo gun, masker, harus disiapkan di sekolah.

Ruangan harus ditata sedemikian rupa, siswa juga duduk di bangku yang sama tidak boleh pindah – pindah bahkan nanti sampai mereka ujian dan lulus, begitupun sirkulasi udara didalam kelas juga harus diperhatikan. Satu anak diusahakan dapat jatah masuk sekolah dalam satu minggu sekolah cukup tiga hari.

Siswa yang masuk setiap sekolah berjumlah 50 persen, dalam satu hari jam belajar hanya dua jam pelajaran dan dua mata pelajaran tanpa ada istirahat. Para guru agar saat mengajar usahakan jangan menyentuh anak, jaga jarak, dan harus menggunakan masker. Untuk pembelajaran menggunakan Kurikulum 13.

Selanjutnya orang tua juga harus jemput anak, ini harus disosialisasikan ke orang tua, supaya jangan ada kerumunan di sekolah, pastikan anak dari sekolah langsung pulang, kalau orang tua tidak sempat langsung arahkan untuk naik ojek dan pulang. Jika orang tua tidak bisa melakukan penjemputan maka di haruskan menggunakan ojek langganan.

Jeni Usmany selaku Kepala Dinas menekankan dan memberikan arahan dengan tegas kepada para Kepala Sekolah agar, mekanisme dalam sekolah tatap muka tersebut disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tanggal 20 November 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada tahun Ajaran 2020/2021 dan Pada Tahun Akademik 2020/2021 dimasa Pandemi Corona Virus Desease 19 (COVID 19).

“Saya minta maksimal hari senin sudah ada, hal pertama yang harus dilakukan yaitu Kepala sekolah buat SK tentang satgas Covid 19 tingkat sekolah yang didalamnya sebagai satgas adalah guru – guru seperti guru olahraga dan beberapa guru lainnya yang tidak terlalu aktif mengajar dalam masa pandemi, dan seperti staf Tata Usaha,” kata Jeni.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait