Semangat Atlit Terbang Layang Papua Sangat Tinggi, Optimis Dapat Mendulang Emas Raih Juara Umum

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Salah satu cabang olah raga aero sport yakni Terbang Layang merupakan olah raga yang akan dipertandingkan pada PON 2021 Papua klaster Mimika. Sejumlah persiapan seperti pembangunan venue serta lapangan yang rencananya akan memakai Lapangan Terbang Bandara Mozes Kilangin terus dibenahi.

Melihat semangat dari tim cabang olahraga terbang layang serta dukungan Pemprov Papua dan Pemkab Mimika sebagai tuan rumah, Technical Delegate Terbang Layang Andes PRF Sebayang sangat optimis olah raga ini bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Bacaan Lainnya

“Saya sangat mengapresiasi kepada pemkab Mimika khususnya Sub PB PON Kabupaten Mimika, ini adalah suatu langkah yang harus saya hargai, meski bukan mindset dari Mimika namun inisiatif mendatangkan TD diawal tahun anggaran 2021 nanti merupakan pekerjaan yang cukup baik kesiapan untuk menjadi tuan rumah,” kata Andes saat menggelar jumpa pers di Kantor PB PON Mimika, Selasa (29/12) malam.

Andes yang didampingi oleh Danlanud Yohanis Kapiyau d Letkol Pnb Surono dan Sekretaris Umum Koni Mimika Cessar A.Tunya mengatakan, meski saat ini persiapan pembangunan venue cabor Terbang Layang dianggarkan tahun 2021 nanti, lantaran tertunda akibat wabah Covid 19, serta penundaan pelaksanan PON oleh Presiden.Namun atas inisiatif Pemkab Mimika sehingga Pemerintah Pusat mengutus TD untuk melakukan survey kembali terkait venue ini.

“Sebelumnya kita telah melakukan pembangunan di awal Tahun 2019 namun karena pada Maret covid melanda akhirnya pekerjaan tersebut dihentikan dan saat pembangunan venue yang baru 10 persen akan kembali dilanjutkan,” katanya.

Andes menjelaskan, tiga spot menjadi rekomendasi di tahun 2019 untuk kelanjutan kesiapan lapangan yakni hanggar, Epron, runway dan Posko. Untuk hanggar sendiri saat ini sudah mencapai 80 persen sedangkan Landasan dan aproum masih 10 persen. Meski demikian Ia sangat Optimis bisa selesai hingga schedul pertandingan itu berjalan lancar.

“Sesuai jadwal 23 september – 6 oktober terbang layang dipertandingkan dan sudah kami rapatkan di Koni Pusat, Dan 15 agustus nanti mulai pesawat sudah datang dengan menggunakan Kapal Laut,” ujarnya.

Untuk itu Ia sangat optimis tanggal 22 – 28 test iven kontingen dari masing daerah bisa melakukan latihan. Bahkan tes venue , simulasi pertandingan, dan hingga menjelang pelatihan resmi akan berjalan sesuai dengan perencanaan.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp