Sebagian Besar Perusahaan Di Timika Rekrut Karyawan Dari Luar Papua Secara Diam Diam

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14|Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika menyebutkan Sebagian besar Perusahaan Swasta yang mendirikan cabang di wilayah Timika diduga telah merekrut karyawan dari luar Papua secara diam diam.

Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun mengatakan bahwa dari laporan tim di lapangan banyak perusahaan yang mendatangkan tenaga kerja baru dan tidak pernah melapor kepada Disnakertrans Mimika.

Bacaan Lainnya

“Padahal aturannya jelas harus melapor tetapi selama ini mereka tidak terbuka dan melapor.Jangankan melaporkan kata Anton, koordinasi sajapun tidak pernah ada sama sekali,” kata Anton saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/4/2021).

Menanggapi hal tersebut Anton mengaku telah melayangkan surat kepada perusahaan yang diduga telah merekrut karyawan dari luar. Karena telah melanggar peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 39 Tahun 2016 Tentang Penempatan Tenaga Kerja.

“Peraturan Aturan ini tidak pernah dilaksanakan oleh perusahaan- perusahaan. Perusahaan wajib mengikuti prosedur itu sebab itu telah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 39 Tahun 2016 Tentang Penempatan Tenaga Kerja,” ungkapnya.

Anton menjelaskan seharusnya perusahaan- perusahaan lebih terbuka dan dapat melaporkan setiap ada tenaga kerja baru, bila perlu ada lowongan kerja disampaikan kepada Disnaker sehingga masyarakat yang selama ini mencari kerja di Mimika bisa diprioritaskan.

“Kalau memang tenaga tersebut yang dibutuhkan tidak ada di Mimika maka kita akan rekomendasi ke Provinsi, bukan mengambil inisiatif sendiri,” tuturnya.

Anton menyayangkan, Kabupaten Mimika sendiri tidak memiliki peraturan daerah (Perda) sebagai payung hukum untuk memberikan sanksi bagi perusahaan yang melanggar aturan itu.

“Harus ada perda sebagai payung hukum yang mengatur sehingga ada kesepakatan antara pemerintah daerah bersama perusahaan, dimana setiap ada perekrutan tenaga kerja harus diprioritaskan terlebih dahulu di daerah dan harus melalui pemerintah setempat,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait