RSMM Apresiasi Freeport Bisa Konversi Oksigen Industri Jadi Medis

  • Whatsapp
Pabrik oksigen Freeport yang mampu mengkonversi oksigen industri menjadi oksigen medis

Timika – Tabaos14 | Berhasil mengkonversi dari oksigen industri menjadi oksigen medis dari pabrik yang berada di wilayah kerja low land, PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan bantuan pengisian 50 tabung oksigen ukuran 7 liter milik Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), untuk kebutuhan perawatan pasien Covid.

Penyerahan bantuan pengisian tabung oksigen milik RSMM tersebut diserahkan secara simbolis oleh manajemen PTFI yang di wakili oleh perwakilan Supply Chain Management (SCM) PTFI Dani Hamdani kepada Direktur RSMM dr Joni Ribo Tandisau SpB-KBD yang disaksikan oleh Manager exsternal affair corporate comunication PTFI Kerry Yarangga di 32BR Warehouse LIP Kuala Kencana, Jumat (30/7/2021).

Bacaan Lainnya

Semua proses telah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Mimika oleh Govrel PTFI. Penggunaan Oksigen saat ini (dari pabrik oxygen PTFI)  adalah batch kedua. Sebelumnya telah diserahkan 6 tabung pertama kepada pihak RSMM.

Perwakilan Supply Chain Management (SCM) PTFI Dani Hamdani dalam sambutannya mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen PTFI dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Mimika.

“Kami yang ada di LIP PTFI dan semua yang terlibat dalam ini cukup bangga karena bisa ambil bagian dan membantu apalagi ini sifatnya kemanusiaan,” tuturnya.

Dani mengungkapkan, oksigen medis yang diproduksi pabrik oksigen milik PTFI. Menurutnya pabrik tersebut  sebelumnya merupakan pabrik oksigen untuk keperluan industri yang di gunakan diarea kerja PTFI.

“Produksi menjadi gas medis ini tidak semudah membuat minuman jus atau es kelapa, tetapi pembuatannya sangat complicated karena ada fungsi-fungsi kontrol yang harus diawasi sampai menjadi gas medis tersebut,” ungkapnya.

Selanjutnya Direktur RSMM dr Joni Ribo Tandisau SpB-KBD dalam sambutannya menyampaikan, bantuan oksigen tersenit sangat bermanfaat untuk RSMM disaat pandemi ini untuk perawatan dan pertolongan terhadap pasien Covid. Pihaknya mengakui bahwa RSMM sejak pandemi melanda sangat kekurangan stok oksigen.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Freeport atas bantuan oksigen yang membantu untuk menunjang perawatan kepada pasien Covid yang sedang meningkat saat ini,” tutur Joni.

Joni berharap bantuan oksigen tersebut tidak berhenti sampai disini saja, karena saat ini RSMM saat ini membutuhkan pasokan oksigen sebanyak 50 sampai 60 tabung perhari. Menurutnya langkah yang dilakukan oleh PTFI tersebut merupakan langkah terobosan yang sangat baik.

“Ini sangat membantu sekali dengan adanya pabrik oksigen ini di harapkan bisa membantu kekurangan tabung saat ini. Karena ada produksi oksigen tetapi masih kurang untuk keadaan saat ini dan tidak ada jalan lain selain dari PTFI,” ujarnya.

Kemudian Ketua Yayasan Caritas Leonardus Tumuka mengatakan bahwa dari adanya bantuan oksigen tersebut merupakan berkah dari doa masyarakat dari Tuhan melalui PTFI sehingga bisa membantu ketersediaan oksigen yang sangat kekurangan dalam upaya perawatan yang dilakukan oleh RSMM kepada para pasien Covid .

“Melalui dukungan yang luar biasa dari PTFI kiya boleh memperoleh tambahan amunisi untuk bisa menyelamatkan nyawa-nyawa saudara-saudara kita yang saat ini sedang dirawat di RSMM karena Covid,” ungkap Leo.

Menurut Leo dari proses komunikasi yang baik dan terbuka dari Pemkab Mimika dan Yayasan Caritas kepada manajemen Freeport membuahkan hasil yang positif dengan adanya suport dan kontribusi dari PTFI dalam penanggulangan Covid di Kabupaten Mimika.

“Karena ini menyangkut kemanusiaan dan nyawa masyarakat Mimika yang harus diselamatkan. Mari kita bersama-sama saling membantu di masa-masa pandemi untuk bisa melayani dan meyelamatkan saudara-saudara kita yang terpapar Covid,”ujarnya.

Pos terkait