Rayakan 50 Tahun HKG, PKK Mimika Gelar Lomba Bayi Sehat dan Kader Posyandu Terbaik

Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Pere Omaleng membawakan sambutan.

Timika – Tabaos14 | Guna memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-50 Tahun 2022, Tim Penggerak PKK Kabupaten Mimika menggelar lomba bayi sehat dan kader posyandu terbaik di Hotel Cenderawasih 66, Jumat (3/6/2022).

Pada perlombaan bayi sehat terdapat sebanyak 10 bayi yang diikutsertakan. Sementara untuk kader terbaik, juga diikuti oleh 10 peserta dari 10 puskesmas di Mimika.

Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Pere Omaleng saat membawakan sambutan menjelaskan bahwa PKK merupakan lembaga masyarakat yang selalu bersinergi bersama pemerintah.

“PKK selalu bekerja sama dan bersinergi bersamaan pemerintah dalam mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, diharapkan PKK tingkat Kampung hingga Distrik pun selalu bersinergi untuk mempercepat pencapaian visi dan misi PKK.

“Dengan begitu, percepatan yang dilakukan melalui sekretariat dan kelompok kerja juga bisa mempercepat pencapaian 10 program PKK baik tingkat kampung hingga distrik,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan kegiatan ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang eksistensi PKK.

“Bahwa PKK juga hadir untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satunya melalui lomba bayi sehat ini, gunanya untuk memberikan motivasi kepada para orang tua untuk memberikan pola asuh terbaik kepada anak ” ujarnya.

Di samping itu, Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang turut hadir mengucapkan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK.

Dia berharap di usia yang telah mencapai 50 tahun dapat, TP-PKK dapat senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik.

“Semoga TP-PKK bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya TP-PKK adalah motor penggerak keluarga, yang mana dapat berjalan bersama-sama dengan pemerintah dalam melayani masyarakat.

“Tahun emas ini harus dijadikan momentum bagi TP-PKK untuk selalu bergerak selaras dengan pemerintah, sebab TP-PKK adalah motor penggerak dari starta terkecil masyarakat yakni keluarga,” pungkasnya.

 

Pos terkait