PTFI Terima Permintaan Bangun Stadion Mimika

Vice President Government Relation PTFI, Jonny Lingga. (Foto: List)

 

TIMIKA –  Tabaos14    I    PT Freeport Indonesia  (PTFI) menerima permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika dalam membangun stadion sepakbola, ditanggapi ucapan terima kasih Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., M.H atas respon positif PTFI dalam mendukung pembangunan Mimika.

Terkait rencana pembangunan stadion sepakbola ini, Pemda Mimika sementara menyiapkan semua berkas-berkasnya dan akan segera diserahkan kepada PTFI.

“Luarbiasa respon dari PTFI ini dan saya sangat berterima kasih sekali,” ujar Bupati Eltinus Omaleng saat memimpin rapat bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan petinggi PTFI di Pendopo Rumah Negara, Jumat (21/02).

PT Freeport Indonesia yang diwakli Vice Presiden (VP) Govermen Relation, Jonny Lingga  mengatakan, PTFI tidak akan duduk diam saja melihat pembangunan di Mimika.

“Seperti yang saya katakan, PFFI adalah bagian juga dari Mimika, sehingga sudah pasti kita akan memberikan kontribusi, sesuai apa yang kita sangup. Perlu kita ketahui juga bahwa, keuangan PTFI saat ini tidak bagus karena produksi masih 50 persen dari yang normal. Nanti normalnya itu di 2023,” jelas Jonny.

Dijelaskannya, pembangunan Stadion sepakbola ini, bukan dipersiapkan untuk Pekan Olaraga Nasioan (PON) sehingga tidak terburu-buru dalam pembangunannya

Ia juga mengatakan, untuk pembangunnya, tentu membutuhkan waktu kurung lebih empat tahun.

“Karena nanti tanahnya itu juga harus disiapkan Pemda dengan jelas, karena ini biayanya besar. Jadi, nanti kita akan bicara dilevel tingkat atas dan karena nilainya besar sekali. Itu tidak mungkin setahun dua tahun,” ujarnya.

Ditambahkan Lingga, Mimika akan lebih indah jika ada memiliki stadion yang megah, seperi yang Stadion Papua Bangkit yang ada di Jayapura.

“Ini bukan soal megahnya stadion, tetapi, ini juga untuk pekembangan olahraga di Kabupaten Mimika. Tidak tahulah, perkembangannya akan seperti apa. Apakah akan menjadi ibukota provinsi atau seperti apa itu. Kita kan tidak tahu ,” ujarnya. (Lis)

Pos terkait