Proyek Air Bersih Kembali Tertunda Pemasukan Tidak Sesuai Dengan Operasional

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Proyek Air bersih yang digalang oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dan PTFI Indonesia sejak tahun 2012 kembali mandek. Pasalnya masih menunggu adanya kejelasan investor serta penyelesaian sambungan ke rumah-rumah yang lambat.

“Berdasarkan kesepakatan kerja sama, Freeport bertanggung jawab untuk mengerjakan instalasi air hingga ke penampungan hingga check point Kuala Kencana, selanjutnya pemerintah akan melanjutkan untuk pemasangan jaringan dan instalasi hingga ke rumah-rumah warga, namun perencanaan itu belum terealisasi hingga saat ini sebab tidak didukung oleh anggaran,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Robert Mayaut di Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (6/4/2021) kemarin.

Bacaan Lainnya

Robert menambahkan Pemkab menargetkan sambungan jaringan air bersih, bisa tersambung sebanyak 50 ribu rumah dengan dukungan anggaran kurang lebih 370 miliar, tetapi dana yang baru diberikan (Daerah) total hanya 80 miliar. “Kapan kita mau kasih selesai kalau dana sedikit,” tuturnya.

Robert mengungkapkan dari keseluruhan target sambungan hingga 2021 baru terealisasikan sebanyak 10 hingga 20 persen. Menurutnya dengan realisasi tersebut air sudah bisa disalurkan tetapi dengan risiko pembengkakan subsidi oleh Pemkab, karena pemasukan tidak sesuai dengan biaya operasi.

“Kalau kita mau agar Pemda tidak perlu subsidi lagi minimal sambungan air bersih sudah tembus 17 ribu sambungan rumah. Kemudian butuh 2 miliar tiap bulan untuk biaya operasional, kalau pemasukan dari sambungan baru 100 juta, siapa yang mau nombok?,” Ungkapnya.

Terkait dengan investor Robert menjelaskan masih menunggu adanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sehingga bisa dilakukan kerjasama. terkait dengan air bersih ini pun sudah dijelaskan pihaknya kepada DPRD Mimika, sehingga menurutnya persoalan air bersih sudah jelas. “BUMD nya saya tidak tahu tapi setahu saya investor itu minta adanya BUMD agar mudah menjalankan kerjasamanya,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait