Polsek Miru Dampingi Direskrimum Polda DIY Amankan Pelaku Penggelapan Mobil

Tim Direskrimum Polda DIY pose bersama Kapolsek dan Wakapolsek Miru di Kantor Polsek Miru, Selasa (14/1)

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14      I      Polsek Mimika Baru, Selasa (14/01) mendampingi Direskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melakukan upaya paksa penangkapan terhadap palaku penggelapan mobil yang di ketahui berinisial A.

Oknum A merupakan pelaku penggelapan 10 unit kendaran roda empat dengan nilai Rp1 Miliar, yang menjadi buronan Polda DIY sejak tahun 2017.

Oknum A diamankan di Kampung Nawaripi beberapa pekan silam di tahun 2019, oleh personil Direskrimum Polda DIY dan didukung personil Polsek Miru.

Saat melakukan pengamanan terhadap A, oknum A tidak melakukan perlawanan yang berarti. Saat ini, A sudah dibawa oleh Direskrimum Polda DIY ke Yogyakarta untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Serraju saat ditemui di Mapolsek Miru, Selasa (14/01) membenarkan peristiwa tersebut.

“Polsek Miru menerima permintaan bantuan untuk mendampingi penangkapan. Kita sifatnya mendampingi dari Polda DIY, mungkin karena bukan wilayahnya yang tidak memahami kondisi yang berlaku. Sehingga, sifatnya kita mendampingi upaya paksa penangkapan dari penyidik Polda DIY, ” kata Serraju.

Dijelaskan Kompol Sarraju, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polda DIY terhadap kasus penggelapan itu, oknum A yang di ketahui sebagai pelaku ternyata berdomisili di Kota Timika.

“Info lapangan, si A ini berdomisili disini dan membuat usaha disini. Tadi pagi langsung sudah ditangkap. Dari hasil penyelidikan sudah mereka ketahui, sehingga mereka langsung menuju ke sini dan langsung melakukan penangkapan,” kata Serraju.

Pantuan Tabaos14.com di Polsek Miru usai melakukan penangkapan terhadap A, oknum A langsung dibawa Tim Direskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke Polsek Miru. Saat ini, oknum A sudah dibawa oleh Tim Direskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menuju ke Yogyakarta menggunakan pesawat terbang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (**/Samone)

Pos terkait