Polres Mimika Release Pelaku Kasus Pelecehan Seksual Dan Kekerasan Terhadap 25 Anak Asrama Di Timika

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Kepolisian Resort (Polres) Mimika ungkap pelaku pelecehan seksual dan kekerasan terhadap 25 siswa di salah satu Sekolah Asrama di Jalan Soponyono Kabupaten Mimika melalui press conference di Mapolres Mimika, Sabtu (13/3).

Kasat Reskrim Polres Mimika Mimika AKP Hermanto didampingi KBO Satreskrim Iptu Andi Suhidin, Kanit PPA Iptu Fanny Silvia, dan Ps Kasubag Humas Polres Mimika Ipda Hempy Ona menerangkan bahwa dari hasil penyelidikan dan penyidikan, terdapat 10 korban yang mengalami pelecehan seksual atau cabul oleh pelaku.

Bacaan Lainnya

“Sementara 15 lainnya mendapat perlakuan kekerasan. Kebanyakan dari korban adalah anak-anak laki sedangkan untuk korban yang perempuan hanya satu,” kata Hermanto.

Menurut Hermanto, pelaku diketahui merupakan pembina honor sejak tahun 2020 di sekolah asrama yang terletak di Jalan Sopoyono, Kelurahan Wonosari Jaya – SP 4. Dimana perlakuan bejat pelaku diketahui setelah Kepala Sekolah mendapati ada siswa (salah satu korban) yang menangis di kamar Asrama.

“Dari situlah siswa mengungkapkan apa yang selama ini telah dilakukan pelaku, Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebatang kayu dan sehelai kabel yang digunakan pelaku untuk mengancam dan memukul para korban,” katanya.

Berdasarkan dari keterangan pelaku, timbul niat mesum lantaran sering memandikan siswa-siswi di asrama yang rata-rata masih berusia 6-13 tahun tanpa pakaian, dari situlah pelaku mulai mengajak korban dan melakukan pelecehan.

Atas perbuatannya, pelaku yang berinisial DFL (30) kami jerat dengan Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 sampai dengan 15 tahun, ditambah sepertiga dari hukuman tersebut sehingga menjadi 5 sampai 20 tahun.

“Saat ini para korban didampingi oleh pihak P2TP2A dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Mimika, untuk pendampingan khusus,” katanya.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait