Polres Mimika Razia Kendaraan Berknalpot Racing

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinilai sudah meresahkan warga aparat kepolisian polres Mimika melakukan razia terhadap kendaraan yang mengunakan knalpot racing. Alhasil sebanyak 23 unit kendaraan roda dua berhasil terjaring dan diamankan di Kantor pelayanan Polres Mimika.

“Razia kendaraan berknalpot racing kita lakukan pada Rabu (29/7) malam. Kita lakukan tindakan seperti ini karena masyarakat sudah merasa resah dengan kebisingan suara yang menimbulkan kecemasan yang akhirnya terjadi gesekan,”kata Kapolres Mimika AKBP I.G.G Era Adhinata saat melakukan press release di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kamis (30/7).

Muat Lebih

Menurut Kapolres, beberapa geng motor di Timika sengaja memakai knalpot racing saling memberikan profokasi di jalan. Sehingga membuat masyarakat yang sedang beristirahat merasa terganggu.

“Setelah kita amankan,kita lakukan pengecekan kelengkapan surat-surat kemudian lakukan tilang.Motor bisa keluar apabila sudah terganti dengan knalpot standar dan harus serahkan kelengkapan surat,” ungkap Kapolres.

Kapolres menegaskan, tindakan tegas bukan hanya untuk masyarakat sipil, melainkan oknum petugas Polisi juga dilakukan tindakan yang sama, apabila menggunakan knalpot racing.

“Dan ini saya akan berikan kesempatan kepada masyarakat apabila ada melihat oknum polisi yang masih gunakan knalpot racing silahkan bisa foto dan laporkan ke kami. Kami unsur pimpinan sudah sepakat bahwa sebelum kita berikan tindakan tegas kepada masyarakat kita harus berikan contoh yang baik terlebih dahulu,” tegas Kapolres.

Kasat Lantas Polres Mimika, IPTU. Devrizal menambahkan, bahwa dari razia penertiban terhadap roda dua, baik untuk kelengkapan surat-surat maupun penertiban knalpot racing sebanyak 53 unit yang diamankan.

“Kita laksanakan razia semalam itu sesuai dengan perintah dari Kapolres. Jadi selain 23 roda dua berknalpot racing yang kita amankan, selebihnya yang kita amankan itu karena tidak melengkapi surat-surat maupun kelengkapan lain saat berkendaraan,” ungkapnya.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp