Polres Mimika Kembali Amankan Tiga Pelaku Begal

  • Whatsapp

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata didampingi tokoh masyarakat Kamoro dalam konferensi pers, Rabu(29/01) pengungkapan kasus begal di Timika.

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I    Pihak kepolisian Polres Mimika, Rabu (29/01) kembali mengaman tiga orang pelaku begal yang merasahkan masyarakat di Kota Timika.

Tiga orang pelaku begal yang sudah diamankan tersebut adalah SML yang terlibat dalam peristiwa begal di Uno Mart, yang juga sempat viral sosial media. Kedua adalah FBP alias P terlibat dalam kasus begal di SP2 depan Perumahan Pemda dan ketiga adalah VP terlibat dalam aksi begal di Rumah Makan Padang Saiyo.

 

Sebelumnya, pada Minggu (26/01) malam dan Senin (06/01), Polres Mimika dan jajarannya juga berhasil mengamankan P alias F alias FW (sebelumnya diberitakan di Tabaos14.com dengan inisial SP-red) di Koprapoka Jalur III. Berdasarkan penyelidikan awalnya, P hanya mengakui sebagai penadah yang memasarkan semua barang hasil begal.

Namun, ketika dilakukan penyelidikan lebih mendalam oleh pihak kepolisian, ternyata P juga terlibat langsung dalam aksi begal. Oknum P juga terlibat dalam peristiwa begal di rumah makan Padang Saiyo dan juga aksi begal di SP2.

Sementara, EU yang sebelumnya mangakui terlibat dalam peristiwa pembegalan di Uno Mart, namun setelah ditangkap SML baru EU mengakui bahwa, dirinya hanya terlibat aksi pembegalan diarea SP2.

Secara keseluruhan, total pelaku yang diamankan berjumlah 7 orang. Terdiri dari lima orang pelaku yang terlibat dalam aksi begal dan dua orangnya terlibat sebagai penada.

Tujuh pelaku yang diamankan tersebut adalah SML, FBP, VP, P, EU, dan dua orang penada berinisial ACT dan ES.

Sementara dinyatakan masih menjadi DPOnya polisi adalah S alias E, DR, dan RT.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku tersebut menggunakan motor Vixon, byson dan juga KLX.

Pengakuan dari beberapa pelaku, uang haram hasil dari menjual barang rampasan tersebut dipergunakan untuk melakukan pesta miras.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata dalam konferensi pers, Rabu (29/1) menyampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat atas doa dukungannya, sehingga pihaknya berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku begal tersebut.

“Dari hasil pengembangan ini, tentunya sudah terbukti bantuan masyarakat sangat dibutuhkan. Diharapkan, beberapa DPO yang nanti kita rilis, baik pihak keluarganya dan tokoh masyarakat dapat menghadirkan orang orang tersebut untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, ” kata Kapolres Era.

Era mengatakan bahwa, pihaknya akan terus memburu dan menangkap para pelaku begal yang saat ini sudah menjadi buronan oleh pihak kepolisian Polres Mimika.

“Jadi dua kelompok yang sudah kita amankan, jambret dan begal.Tindakan pidana lain yang kita selidiki seperti Curanmor dan maraknya pencurian di rumah, tentunya ini butuh informasi dari pada masyarakat” kata Era.

Sementara tokoh masyarakat Kamoro, Georgerius Okoare memberikan apresiasi yang besar kepada pihak Kepolisian Polres Mimika atas semangat kerja kerasnya dalam upaya memberantas begal dan jambret di Kota Timika.

“Kami lembaga adat memberikan apresiasi kepada Kapolres Mimika dan jajarannya dalam mengungkap dan menangkap para pelaku begal dan jambret yang ada di Kota Timika,” kata Gery.

Gery juga tak segan-segan meminta kepada aparat kepolisian untuk menghadirkan para pelaku begal dan jambret tersebut dengan timah panas.(**/samone)

  • Whatsapp

Pos terkait