Polres Mimika Amankan Seorang Wanita Pelaku Penipu Sertifikat Tanah Senilai 75 Juta

Kasat Reskrim Polres Mimika , Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, SIK saat ditemui Tabaos14 diruang kerjanya , Kamis (20/1/2022).

Timika – Tabaos14 | Satuan Reskrim Polres Mimika amankan seorang wanita diduga pelaku kasus penipuan pembuatan sertifikat tanah senilai 75 juta, Kamis (20/1/2022). Pelaku berinisial YFR diamankan saat sedang berada di salah satu hotel yang ada di Timika.

Kasus penipuan terjadi pada bulan Desember 2021 tahun lalu namun baru dilaporkan ke Polres Mimika pada tanggal 2 januari 2022 lalu oleh korbannya yaitu Sahril dan Jaski Jarak Kasih. Menindaklanjuti laporan tersebut langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku YFR.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar SIK saat ditemui Tabaos14 mengatakan, pihaknya membenarkan telah mengamankan terduga pelaku penipuan terhadap dua orang dengan modus pembuatan sertifikat tanah.

“Setelah menerima laporan dari kedua korban kami langsung mencari tahu keberadaan pelaku dan sesuai informasi pelaku menyewa salah satu hotel di Timika dan kami langsung pergi meringkusnya,” kata Bertu di ruang kerjanya, Kamis (20/1/2022).

Bertu, mengungkapkan modus penipuan pelaku adalah dengan cara pelaku menghubungi korban dan menawarkan jasa pembuatan sertifikat tanah, yang mana pengakuan pelaku ke korban kalau dirinya mengenal orang dalam di kantor Badan Pertanahan.

Namun seiring berjalan waktu karena korban menunggu sudah lama akhirnya korban pergi mengecek secara langsung ke pihak Kantor Badan Pertanahan, apakah Setifikat Tanah mereka sudah terdaftar apa belum, namun jawaban dari Kantor Badan Pertanahan, mengatakan bahwa belum.

“Korban kemudian percaya sehingga memberikan uang ongkos pembuatan sertifikat yakni Jarak Kasih memberikan uang 45 juta dan Sahril memberikan 30 juta jadi total 75 juta,” ungkapnya.

Sementara hasil pemeriksaan Satuan Reskrim Polres Mimika pihaknya mengamankan bukti tranfer uang korban, struk sewa kamar hotel, 1 unit HP yang di beli. Untuk kasus penipuan tersebut pelaku dikenakan pasal 378 KUHP dan dengan ancaman 4 Tahun Penjara.

Pos terkait