Polisi Ungkap Kronologi Pembantaian Warga Sipil Oleh KKB di Nduga, Situasi Mulai Kondusif

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Timika – Tabaos14 | Polisi ungkap kronologi pembantaian warga sipil di Kabupaten Nduga yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat pada Sabtu 16 April 2022 kemarin.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat ditemui di jalan Budi Utomo Timika, Minggu (17/7/2022) mengatakan, dari hasil olah TKP tersebut diketahui bahwa terdapat ada empat titik yang menjadi lokasi pembantaian oleh KKB kepada sejumlah korban warga sipil.

“Empat titik ini tidak jauh antara satu titik degan titik lainnya. Adapun rangkaian peristiwanya, yang pertama saat kelompok kriminal bersenjata mendatangi salah satu kios di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga sekitar pukul 9 pagi,” jelasnya.

Lanjut Kamal kelompok bersenjata itu kemudian memberikan ancaman dan memerintahkan semua laki-laki dari dalam kios untuk keluar ke jalan.

“Di dalam kios itu terdapat 6 orang laki-laki, 2 diantaranya adalah tetangga pemilik kios, dan beberapa lainnya adalah pembeli. Ada juga ibu-ibu dan anak-anak,” terangnya.

Ungkap Kamal, mengiyakan perintah KKB, keenam pria tersebut melangkah menuju ke jalan. KKB kemudian melakukan penganiayaan yang kemudian dilanjutkan dengan menembak mati keenam korban.

“Satu korban ditembak saat berada di belakang kios. Pada saat peristiwa itu terjadi, melintaslah truk dan langsung diberhentikan oleh KKB. Truk itu kemudian diberondong peluru dari senjata KKB,”ungkapnya.

Melihat situasi dalam bahaya, sopir truk berupaya untuk balik kanan. Namun, sayangnya sang sopir pun terkena tembakan sehingga truk dapat lagi dikendalikan. Sementara itu, beberapa orang di belakang truk yang melihat kejadian itu langsung menutup bak truk dengan terpal.

“Kemudian satu korban yang menggunakan motor dari belakang truk pun menjadi sasaran mereka. Terus TKP yang ketiga itu adalah TKP dimana ditemukannya warga masyarakat OAP. Itu pun tidak jauh dari lokasi sebelumnya,” jelas Kabid Humas Polda.

Kabid Humas memastikan bahwa pelaku pembantaian di dalam peristiwa itu adalah KKB pimpinan Egianaus Kogoya.

“Diperlihatkan beberapa gambar kepada saksi bahwa memang Egianaus ikut terlibat dalam peristiwa pembataian warga masyarakat yang di Nogolait itu,” ucapnya memastikan.

Kamal menambahkan, situasi Kabupaten Nduga hari ini cukup kondusif. Personil Satgas tim Polres Mimika yang dibackup oleh Satgas Damai Cartenz dan rekan-rekan TNI pagi tadi telah melakukan olah TKP di sekitar kejadian kemarin,

“Cukup kita sayangkan peristiwa ini karena tentu yang menjadi panutan daripada tokoh masyarakat di sana baik saudara kaum Kristiani maupun para warga masyarakat muslim yang ada di sana. Kedua tokoh inilah yang berikan pengetahuan ttg kegamangan kepada warga sekitar di lokasi,”ujarnya.

Pos terkait