Polisi Tindak Tegas Dugaan Persekusi 15 Pelajar Jogja

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata. 

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14   I   Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata berjanji akan mengambil langkah tegas terhadap para pelaku yang diduga melakukan tindakan persekusi terhadap 15 pelajar kelas XI dari SMK 1 Temob, Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta yang melakukan Perkatik Kerja Lapang (PKL) di Kapal RJ 01 dan VA III.

Ke-15 pelajar tersebut kabur dari kapal saat kapal tersebut sandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako di Timika –  Papua, Selasa (07/01/2020 ) lalu.

“Kita sudah dapat informasi itu, kita langsung jemput bola. Kita datangi penampungan dan kita minta untuk melaporkan. Kita sudah ambil keterangan, hasil penyelidikannya nanti, kita akan laporkan keterangannya. Kita akan panggil semua, termasuk semua korban kita akan periksa, ” kata Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata saat ditemui di Mako Polres Mimika Jalan Agimuga Mile 32, Jumat (10/01).

Kapolres Era mengatakan, kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi dan meresahkan masyarakat. Oleh karenanya, hal ini akan menjadi perhatian serius Polres Mimika.

“Karena kebanyakan kapal-kapal itu menggunakan anak-anak PKL. Nanti kita akan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial. Apakah mereka itu dijadikan sebagai pekerja atau PKL. Kalau pekerja berarti melanggar aturan karena mereka masih dibawah umur semua, ” kata AKBP Era Adhinata.

Untuk diketahui bahwa, ke-15 pelajar asal Yogyakarta tersebut kabur dari kapal tempat mereka melakukan PKL saat kapal tersebut sandar di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako, Timika,  Papua, Selasa (7/1).

Saat ini, para pelajar tersebut untuk sementara diamankan di Sekretariat Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) di Timika – Papua.

Dari keterangan para pelajar tersebut, diketahui bahwa selama mereka melakukan PKL di kapal tersebut, mereka diperlakuan dengan sangat tidak manusiawi oleh para ABK di kapal tersebut.

Setiap harinya mereka mulai bekerja pukul 04.00 higga sore atau malam hari waktu setempat. Di beberapa waktu, mereka bisa bekerja mulai dari pukul 04.00 sampai pukul 01.00 dini hari, tanpa diberi waktu untuk istirahat. (**/Samone)

Pos terkait