Polisi Tetapkan 9 Orang Tersangka Terkait Kasus Kerusuhan Asmat

  • Whatsapp

Asmat – Tabaos14| Kepolisian Resort Asmat menetapkan 9 orang tersangka terkait kasus pengrusakan kantor Bupati dan rumah bupati serta penjarahan kios dan oleh sekelompok massa pendukung calon bupati nomor urut 2 yang terjadi Rabu (3/3).

Pada hari Kamis Tanggal 4 Maret 2021, Penyidik Satuan Reskrim Polres Asmat menetapkan 9 orang sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan Kantor dan Kediaman Bupati Asmat.

Bacaan Lainnya

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthopa Kamal mengetakan, penetapan tersangka tersebut setelah penyidik Satuan Reskrim Polres Asmat melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap 11 orang yang diamankan pasca kejadian.

“9 orang tersangka tersebut saat ini telah di tahan di Rutan Mapolres Asmat tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah, saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang,” kata Kamal, Jumat (5/3).

Kamal mengatakan, pasca kerusuhan itu Forkompinda Asmat menggelar rapat membahas situasi perkembangan Kamtibmas di Kabupaten Asmat. Selain itu personil gabungan TNI dan Polri terus melakukan patroli di Seputaran Kota Agats untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

“Wakapolres Asmat juga menerima kunjungan dari Tokoh Adat dan LMAA (Lembaga Masyarakat Adat Asmat) menginginkan situasi kamtibmas lekas pulih dan untuk para pelaku pengrusakan dan provokator agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Dihimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Asmat untuk tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Asmat.

Seperti diketahui kerusuhan terjadi pada hari Rabu tanggal 3 Maret 2021 pukul 12.00 WIT usai acara pelantikan Virtual Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asmat yang dilaksanakan di Gedung Negara Jayapura.

Massa pendukung nomor urut 2 menolak hasil Pemilukada di Kabupaten Asmat langsung turun ke jalan mendatangi kantor Bupati dan merusak sejumlah fasilitas kantor tersebut. Selanjutnya Massa berlari menuju Kantor KPU Kabupaten Asmat kemudian melakukan Pengerusakan dan pengerusakan terhadap kediaman Bupati Asmat.
Sementara massa lainnya yang juga pendukung nomor urut 2 dari Kompleks Pelabuhan Lama Agats keluar dengan memegang alat tajam dan merusak Ruko-ruko serta kios di sepanjang jalan Yos Sudarso Agats dan melakukan penjarahan.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait