Polda Papua Tetapkan 25 Mantan Anggota Dewan dan Sekwan DPRD Paniai Sebagai Tersangka Korupsi

Dir Krimsus Polda Papua Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu, SIK didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Musthofa Kamal SH saat press realese di Ruangan Media Center Polda Papua, Jumat (17/6/2022).

Timika – Tabsos14 | Polda Papua tetapkan 25 Anggota Dewan dan tiga Staf Sekretariat dewan (Sekwan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paniai sebagai tersangka kasus korupsi.

Hal tersebut disampaikan dalam Press Release Kasus Korupsi yang hadiri oleh Dir Krimsus Polda Papua Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu, SIK Bersama Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Musthofa Kamal SH di Ruangan Media Center Polda Papua, Jumat (17/6/2022).

Dir Krimsus Polda Papua Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu, SIK mengatakan Kasus Korupsi tersebut terjadi pada Maret tahun 2018 dengan Hasil Audit Kerugian yang didapat adalah sebanyak Rp 59 Milyar

“Kronologis Kasus Korupsi tersebut melalui dana APBD yang direncanakan oleh Staf Sekwan yang kegiatannya dirasakan oleh masyarakat, masing-masing anggota dewan mendapatkan uang cash sebanyak Rp.500 juta ditambah gaji 30 juta selama satu tahun anggaran 2018 setiap triwulan,” jelasnya.

Untuk saat ini Dit Krimsus Polda Papua telah menetapkan sebanyak 14 Tersangka dari anggota dewan dan Staf Sekwan dikarenakan data identitas dari masing-masing tersangka kasus Korupsi berpindah-pindah tempat sehingga baru 14 Orang yang ditetapkan menjadi tersangka.

“Sisa anggota dewan periode 2018 untuk saat ini statusnya belum menjadi DPO selagi dapat diajak untuk komunikasi dalam waktu yang ditentukan, tetapi Ketika yang bersangkutan tidak merespon panggilan dari Kepolisian akan ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Masing-masing tersangka terjerat Undang-undang Korupsi Pasal 2 dan 3 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 Milyar.”tuturnya.

Pos terkait