Pimpinan Jemaat GKI di Mimika Wajib Dukung Himbauan Pemerintah Cegah Covid-19

  • Whatsapp

Ketua BPK Klasis GKI Mimika, Pdt. Lewi Sawor, S.Th., M.Mis. (Foto: Istimewa)

TIMIKA – Tabaos14     I     Badan Pekerja Am Sinode Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua (BP Am Sinode GKI DTP) melalui Badan Pekerja Klasis (BPK) Mimika, Selasa (31/03), kembali menegaskan agar setiap Jemaat GKI di wilayah Klasis Mimika hendaknya mendukung upaya pemerintah Papua dan Kabupaten Mimika dalam melakukan percepatan pengendalian terhadap wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Mimika ini.

Bacaan Lainnya

“Sebagai pimpinan Gereja dan terlebih Hamba Allah yang setiap saat menegaskan bahwa, pemerintah adalah Wakil Allah di dunia ini kepada Jemaat. Mari kita bersama menegaskan himbauan Gubernur bahkan Bupati Mimika didalam Jemaat masing-masing,” ujar Ketua BPK GKI Mimika, Pdt. Lewi Sawor, S.Th.,M.Mis Selasa malam.

Himbauan FKUB Mimika.

Hal itu ditegaskan Pdt. Sawor terkait himbauan Gubernur Papua Nomor : 440/3234/SET serta Instruksi Bupati Mimika Nomor : 1 Tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Mimika dan Papua secara umum yang telah dihimbau kepada semua denominasi gereja bahkan agama-agama resmi yang ada di Timika oleh Forum Kerjasama antar Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika Nomor : 0027/FKUB/B-MMK/III/2020.

Pendeta Sawor menjelaskan, ada empat point’ himbauan itu dan khususnya untuk ketiga. “Marilah, kepada Jemaat-Jemaat GKI di Mimika untuk menunjukkan dukungan morilnya melalui tindakan nyata, sebagai wujud pelayanan juga kepada dunia. Himbauan ini harus dan wajib dilaksanakan demi kesehatan umat Allah,” pesan Pdt. Lewi Sawor.

 

Untuk di lingkungan Jemaat GKI di lingkungan Klasis Mimika, Pdt. Lewi menekankan, agar jangan ada Jemaat yang mengabaikannya demi alasan apapun. “Kesehatan umat Allah untuk terus bersyukur dan memuliakan Allah, jauh lebih penting untuk menjadi perhatian setiap pimpinan Jemaat bersama Majelis. Pekerjaan pelayanan diatas dunia harus terus dan akan terus berlangsung dalam tuntunan hikmat Allah,” ingatnya lagi agar himbauan pencegahan Covid-19 benar-benar dilaksanakan serius.

Seperti diketahui bahwa hingga, Selasa (31/03) jumlah orang dengan status Positif Covid-19 meningkat menjadi 3 orang. Bahkan terlebih, terjadi penambahan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Orang Dalam Pemantauan  (ODP), bahkan Orang Tanpa Gejala (OTG). (Sam Nussy)

 

  • Whatsapp

Pos terkait