PGBP Buka Konferensi Wanita Baptis Papua

  • Whatsapp

Wanita Baptis Papua dalam kebersamaan dengan Wabup Mimika dan Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua, Pdt Titus Yikwa usai acara pembukaannya di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (18/02).

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I    Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua (PGBP), Selasa (18/02) membuka acara Konferensi ke- XI Wanita Baptis Papua yang diselenggarakan oleh Departemen Wanita PGBP di Graha Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika – Papua.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Wanita Baptis PGBP dari 22 wilayah yang ada di Papua dan dihadiri pula Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettop, S.Sos., M.M dan perwakilan dari Wanita Baptis di Wilayah Pasifik.

Konferensi ini dilaksanakan untuk menghasilkan jejaring kerjasama pelayanan antar Kaum Wanita Baptis, untuk meningkatkan kemandirian dalam pelayanan gereja dan sosial serta berjiwa missioner dalam mewartakan injil Tuhan Yesus Kristus.

Wabup Mimika, Johannes Rettob mewakili Bupati Mimika menuturkan dalam sambutannya bahwa, kiprah Wanita Baptis tidak terlepas dari keberadaan Persekutan Gereja-gereja Baptis Papua yang mewadahi dan menggalang kesatuan Kaum Wanita Baptis Papua agar dapat ikut berperan secara mandiri dalam melaksanakan panggilan pelayanan gereja kedalam dan keluar. Tetap dalam semangat jiwa missionerisasi, dalam mewartakan injil keselamatan Yesus Kristus kepada dunia di sekitarnya.

Dari peran Wanita Baptis dalam melayani sesama untuk memajukan kesejahteraan masyarakat ini, juga dapat terlihat jelas kemajuannya. Ini terlihat bahwa, ada beragam keterampilan yang diberikan sebagai ilmu yang telah membantu meningkatnya perekonomian masyarakat.

Dengan begitu, peran Wanita Baptis telah menjadi mitra kerja pemerintah dalam usaha membangun dan meningkatkan pembangunan di Provinsi Papua.

“Ini merupakan kebanggaan yang patut disyukuri, dimana wanita yang dipakai sebagai pelayan Tuhan dengan semangat yang dimiliki dapat bermanfaat untuk orang banyak,” tutur Wabup Mimika, Johannes Rettob.

Menurut Wabup Rettob, “Konferensi ini merupakan ruang dan wadah untuk kita bersama-sama menemukan makna Pekabaran Injil ditengah-tengah warga gereja dan masyarakat. Melalui konferensi ini juga, Wabup Rettob mengajak untuk menggumuli amanat panggilan gereja melalui Persekutuan, Kesaksian dan Pelayanan sebagai wujud kehadiran Kerajaan Allah. Termasuk menjadi wadah diskusi dalam mencari solusi bagi setiap persoalan dan kebutuhan dalam aktivitas pelayanan,” kata Wabup Rettob.

Diharapkan Wabup Mimika juga, pelaksanaan Konferensi Wanita Baptis dalam Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua dapat terlaksana dengan baik.  Mengedepankan prinsip-prinsip kebersamaan, persekutuan dan persaudaraan sebagai dasar terwujudnya saling melengkapi dalam tubuh Yesus Kristus untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan.

“Semoga konferensi ini dapat menghasilkan visi-misi, program kerja dan anggota pengurus yang dapat memberikan motivasi pelayanan kepada seluruh Wanita Baptis dalam Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua,” ungkap Wabup Rettob.

Dalam pembukaan konferensi itu juga dikatakan Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua, Pdt Titus Yikwa bahwa, waktu ini adalah waktu perkenanan Tuhan dan waktu keselamatan yang baik untuk Wanita Baptis duduk bersama-sama bergumul dan berdoa membawa Papua kedalam Tangan yang Penuh Kuasa agar Papua penuh kemuliaan Tuhan.

Konfrensi departemen wanita ini dilaksanakan sesuai dengan keputusan konfrensi sebelumnya, “Karena itu saya sampaikan kepada seluruh Wanita Baptis,  agar selama berkonfrensi menerima hal-hal yang baru untuk spirit, mengevaluasi pelayanan, merumuskan hal-hal yang peniting serta membuat rekomendasi-rekomendasi penting untuk pelayanan periode selanjutnya,” pesan Pdt. Titus Yikwa.

“Kita doa bersama, kiranya Konfrensi Departemen Wanita Baptis Papua di tempat ini dilaksanakan dalam kontrol Tuhan dan akhirnya, hanya Tuhan saja yang dimuliakan. Selamat berkonferensi dengan sukses, Departemen Wanita Baptis Papua. Biarlah Mimika dipenuhi dengan kuasa Tuhan dan Papua diberkati Tuhan,” tuturnya. (*#/samone)

  • Whatsapp

Pos terkait