PESPARAWI XIII Se-Tanah Papua Menggema di Tanah Mimika

Pelepasan Balon Simbol Kesiapan Mimika Tuan Rumah Pesparawi XIII oleh Wabup Johannes Rettob dan LPPD Tanah Papua dan Forkompinda Mimika, Sabtu (15/02).

 

TIMIKA – Tabaos14     I     Tiga hari sejak, Kamis (13/02) hingga, Sabtu (15/02), pesta Paduan suara gerejawi (Pesparawi) menjadi topik yang paling sering dibicarakan. Gaungnya menggema sampai ke sudut sudut Kota Timika. Padahal, ini belum pelaksanaan karena baru masuk pada acara Teknikal Meeting III atau rapat teknis terakhir untuk mengevaluasi seluruh persiapan pelaksanaan Pesparawi XIII itu.

Pada media massa lokal di Timika, cetak maupun online, Pesparawi XXII menjadi topik yang paling banyak diberitakan dan disimak. Iklan promosi Pesparawi tak kalah mendapat perhatian media.

Bahkan di jalan-jalan poros utama dalam Kota Timika seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Hasanudin, Belibis dan juga Jalan Cenderawasih juga terkibar dengan meriah sejumlah bendera Pesparawi, memberi pesan bagi setiap warga Timika tentang perhelatan akbar Pesparawi yang siap dilaksanakan di Kabupaten Mimika ini.

Puncak gaungnya Pesparawi ini terbukti jelas pada aksi pencanangan Mimika menjadi tuan rumah pelaksanan Pesparawi XIII di hari, Sabtu (15/02) yang diikuti seribuan massa yang tumpah-rua di swadaya eks Pasar Lama Timika. Dalam menyaksikan pelepasan balon oleh Wakil Bupati Mimika yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Pesparawi ke XIII, menandai siapnya Mimika menjadi tuan rumah pelaksanan Pesparawi ke XIII di bulan Juni 2020.

Dalam aksi pencanangan yang disusul dengan jalan santai dan kerja bhakti massal membersihkan sampah di pinggir jalan Kota Timika, warga juga terlihat antusias berpartisipasi bersama menunjukkan betapa siapnya Kota Timika untuk perhelatan akbar itu.

Euforia atau kegembiraan selama tiga hari ini memberikan pesan bagi seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat bahwa, Kabupaten Mimika sangat siap menjadi tuan rumah dan siap mennsukseskan pelaksanaan Pesparawi XIII itu.

“Kabupaten Mimika siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi XIII Se-Tanah Papua, Tuhan memberkati kita sekalian,” kata Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob saat melapaskan balon simbol kesiapan Mimika di hari, Sabtu (15/02) ceria itu.

Bahkan sebelumnya, saat membuka acara Teknikal Meeting III, Jumat (13/4), Wabup John mengatakan bahwa saat Kabupaten Mimika ditunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi ke XIII, sempat terjadi pro kontra karena situasi keamanan Kabupaten Mimika pada waktu itu Timika seakan menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat Papua di luar Mimika untuk datang ke Kabupaten Mimika. Namun Wabup John menegaskan, Kota Timika ini sangat aman untuk dikunjungi siapapun dan siap mensukseskan pelaksanaan Pesparawi XIII.

Penegasan bahwa Kota Timika adalah kota yang aman dan siap menjadi tuan rumah Pesparawi XIII juga kembali ditegaskan Wabup John saat menuntup kegiatan Pra Teknikal Meeting III, Sabtu (15/02). (*#/samone)

Pos terkait