Perwakilan Sanggar dan Guru Seni Di Mimika Dapat Penguatan Kapasitas Pengelolaan Kesenian

  • Whatsapp
Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Mimika lakukan peningkatan kapasitas tata kelola kesenian

Timika – Tabaos14 | Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Mimika lakukan peningkatan kapasitas tata kelola kesenian kepada masyarakat lokal di Kabupaten Mimika.

Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan dengan menggelar pembinaan peningkatan tata kelola lembaga kesenian tradisional, yang diikuti oleh 50 peserta dari perwakilan sanggar dan guru S1 seni di tingkat SMA dan SMP di hotel Grand Tembaga, Rabu (1/9/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Simon Mote mewakili Bupati Mimika mengatakan peran seni budaya adalah sebagai pembangunan karakter untuk terus mendidik dan mengajarkan tentang kearifan lokal pada generasi dengan dasar kesenangan dan kebutuhan untuk memahami seni.

“Seni budaya menduduki poin penting yang mendasar dalam pembangunan suatu daerah. Secara umum semakin generasi muda kita mencintai dan memahami seni budaya leluhurnya sendiri maka tidak akan mudah terkontaminasi oleh budaya-budaya luar,” tuturnya

Menurutnya di sisi lain perkembangan teknologi informasi yang luar biasa dan pelaku seni budaya harus mampu cepat beradaptasi dan memanfaatkan percepatan teknologi pelaku seni tidak alergi dengan perkembangan teknologi informasi tanpa meninggalkan jati diri budaya asal.

“Jika seni budaya dikembangkan dan diberi ruang yang lebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini juga dapat meningkatkan perekonomian suatu daerah,”ungkapnya.

Simon menjelaskan, salah satu potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Mimika adalah seni ukir dan anyam dan beragam jenis kesenian yang masih aktif berkarya melalui sanggar-sanggar maupun kelompok seni beberapa di antaranya merupakan binaan dari Dinas Pariwisata kebudayaan pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika.

“Kegiatan peningkatan kapasitas tata kelola lembaga kesenian tradisional yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu kegiatan strategis mengingat Mimika memiliki kekayaan budaya nilai kearifan lokal yang luhur serta memiliki ekspresi kebudayaan yang autentik dan beberapa lainnya yang merupakan hasil akulturasi,”jelasnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan ini para pelaku seni di Kabupaten Mimika selalu berinovasi dan beradaptasi mengelola sanggar sanggar yang ada dan kelompok seni dengan memanfaatkan fasilitas pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sanggar masing-masing apalagi dalam menyambut 2 event besar yaitu PON XX Papua dan Pesparawi di Tanah Papua tahun 2021 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2021 nanti

“Juga wujud nyata bagaimana Pemda melibat aktif kelompok sanggar Mimika dalam mempertahankan dan mempromosikan budaya daerah dengan melibatkan masyarakat asli Mimika agar memanfaatkan kesempatan yang ada,” ujarnya.

Pos terkait