Persiapan Sekolah Tatap Muka SMA SMK Sudah Dikoordinasikan Dengan Satgas

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengakui, terkait dengan sekolah tatap muka yang dilakukan oleh sekolah SMA dan SMK di Kabupaten Mimika merupakan persiapan yang dilakukan jika nantinya diberikan ijin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan, sebelumnya Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Mimika sudah berkomunikasi dengan satgas terkait persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka yang jika dilakukan nanti.

Bacaan Lainnya

“Sebenarnya bukan ada laporan tetapi kami membangun komunikasi dengan para kepala sekolah SMA dan SMK se Kabupaten Mimika. Mereka minta arahan kepada tim Satgas itu saya rasa sangat positif sekali,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra ketika ditemui di hotel Cendrawasih 66, Selasa (26/1)

Reynol mengatakan, meski pihak sekolah SMA dan SMK tetap mematuhi dan mengikuti aturan perpanjangan masa adaptasi kebiasaan baru. Namun para kepala sekolah tersebut juga telah menyiapkan Kelompok kerja (Pokja) di masing-masing sekolah.

“Mestinya momen-momen seperti ini harus disiapkan pula oleh sekolah lain. Kesiapan ini juga kesiapan orang tua dan siswa, setiap sistem ini harus disiapkan supaya jika dilakukan sekolah tatap muka dengan syarat-syarat tertentu skenarionya sudah siap,” jelasnya.

Reynold mengungkapkan bahwa komunikasi dan sharing yang di lakukan oleh MKKS bersama Satgas merupakan langkah yang tepat. Hal tersebut dikarenakan sekolah SMA dan SMK merupakan tanggung jawab Dinas Pendidikan Provinsi. “Kalau sekolah SD SMP saya pikir Dinas Pendidikan Mimika sudah fasilitasi tetapi SMA SMK ini kan wewenangnya Provinsi,”ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Jeni O Usmani menegaskan bahwa selama masih belum diperbolehkan sekolah tatap muka semua jenjang sekolah termasuk SMA SMK tidak boleh melaksanakan aktivitas tatap muka di sekolah. “Sekalipun SMA dan SMK secara aturan berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi, namun harus tetap mematuhi peraturan di daerah setempat,” kata Jeny.

Jenny mengungkapkan meskipun hanya tatap muka untuk mata pelajaran produktif namun harus tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan karena harus dilihat jadwalnya.

“Walaupun hanya tatap muka untuk mata pelajaran produktif namun harus tetap ada koordinasi supaya kalau misalnya ada pertanyaan kita bisa menjawab dan tidak dipersalahkan,” ungkapnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait