Permintaan Fasilitas Bis Ke Tembagapura Ditolak, Ratusan Pelajar Palang Pintu Masuk Terminal Bus Mile 26

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Ratusan pelajar yang mengaku dari sekolah asrama Taruna Papua SP 4 memalang jalan pintu masuk terminal bus Karyawan di mile point 26, Jumat (11/6/21).

Dari data yang diperoleh di lapanganPemalangan tersebut dilakukan lantaran permintaan mereka untuk menggunakan Bus Karyawan naik ke distrik Tembagapura ditolak oleh pihak security manajamen PT Freeport yang bertugas di area itu. Pasalnya tidak ada informasi dari pihak CLO mengenai permintaan bus untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya

Akibat penolakan itu, masyarakat langsung melakukan Pemalangan jalan masuk bus terminal bus MP 26 dengan cara menghamburkan batu kali berukuran besar tengah jalan masuk terminal.

Meski pihak petugas keamanan perusahaan dan anggota Satgas Pamobvit serta personil polres Mimika yang Kasat Pamobvit AKP Agus Sutama bersama Kasat Sabhara AKP Rosman L.Mansyur mencoba melakukan negosiasi agar tidak melakukan pemalangan, namun masyarakat tetap bersikeras dan tetap bertahan hingga permintaan mereka dipenuhi.

Upaya negosiasi yang dilakukan kepolisian dengan masyarakat agar membuka akses jalan akhirnya berhasil. Kasat Shabara Polres Mimika AKP Rosman L.Mansyur berkoordinasi dengan pihak SLD Freeport Okto Jangkup yang mengurus kepentingan masyarakat,untuk menjelaskan prosedur mendapatkan surat jalan.

“Kami hanya memfasilitasi kebutuhan masyarakat tiga desa, bukan yang lain, kalau ada masyarakat diluar tiga desa mohon maaf silahkan minggir, jadi kalian anak-anak sekolah dari Tarun Papua besok silahkan datang ke kantor CLO untuk mengambil surat jalan kita akan dampingi sampai naik bus diterminal gorong-gorong,” kata Okto Jangkup

Setelah mendapat penjelasan dari pihak SLD dan menyetujui permintaan mereka, akhirnya para pelajar tersebut membubarkan diri.

Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait