Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia PTFI Ajak Masyarakat Hidup Harmonis Dengan Alam

Pembukaan acara yang ditandai dengan menabuh perkusi dari bahan bekas oleh Direktur Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma dan VP Enviromental PTFI, Gesang Setiadi serta Asisten I Sekda Mimika, Paulus Dumais di Memorial Park Kuala Kencana, Jumat (10/6/2022).

Timika – Tabaos14 | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui Divisi Lingkungan menggelar berbagai kegiatan yang bertemakan Only One Earth, dengan sub tema Living Sustainably in Harmony with Nature.

Puncak acara peringatan hari lingkungan hidup tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yang dibuka hari ini Jumat (10/6/2022) dan ditutup pada Minggu (12/6/2022) di Memorial Park Kuala Kencana. Acara ini juga diramaikan dengan penampilan beberapa artis lokal papan atas, diantaranya Mace Purba dan Mitha Talahatu serta beberapa band ternama.

Selain itu dalam peringatan hari lingkungan hidup ini juga dilakukan beragam agenda kegiatan seperti bersih sungai di Kota Timika, Webinar tentang “Biodiversity di Area Kerja PTFI”, Talk-Show Eco-Enzyme, bersih-bersih Basecamp Cartenz, penanaman Mangrove di muara Ajkwa, dan pameran lingkungan.

Di samping itu terdapat juga sejumlah perlombaan yakni lomba mewarnai untuk siswa TK dan SD YPJ Kuala Kencana dan Tembagapura, lomba TikTok untuk umum, lomba video daur ulang plastik bagi karyawan dan keluarga, dan lomba peragaan busana untuk kategori umum Timika, Kuala Kencana, dan Tembagapura.

Pelepas liaran kupu-kupu pada pembukaan puncak acara peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia yang di gelar oleh PTFI.

Dalam pembukaan kegiatan VP Enviromental PTFI, Gesang Setiadi dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk senantiasa menularkan semangat positif untuk tetap peduli dan melestarikan alam.

Menurutnya, dalam kurun waktu 50 tahun memperingati hari Lingkungan Hidup, sudah mesti kita semakin menyadari bahwa kita harus secara harmonis dengan alam sekitar.

“Kuala Kencana merupakan salah satu contoh bahwa kita bisa hidup harmonis dengan alam. Kota ini ditata sedemikian rupa dengan sistem modern. Listriknya ditanam di bawah tanah. Di lingkungan kita ditutupi oleh hutan yang masih masih bagus, masih asri, masih seperti kondisi mula-mula. Jadi, ini adalah satu contoh yang sangat bagus di mana kita bisa hidup bersama-sama dengan alam tanpa saling mengganggu,” ujarnya.

“Begitu juga dengan Tembaga Pura. Di sana kita hidup bersama-sama dengan alam. Kita tidak rusak alam, kita jaga alam. Ada kebun-kebun di situ, kita coba tanam kembali. Di Kuala Kencana juga sama, ada kebun liar kita tanami kembali. Bahkan orang yang sebelumnya terlibat dalam pembukaan kebun liar, kita libatkan untuk sama-sama melakukan rehabilitasi,” imbuhnya.

Hal seperti itu, kata dia, adalah contoh-contoh positif yang bisa dilakukan komunitas PT Freeport Indonesia untuk dapat berfungsi memberikan kontribusi terhadap alam dan juga terhadap masa depan anak cucu.

“Dengan peringatan ini, kita ingin mengingatkan kembali komunitas yang ada di PT Freeport Indonesia supaya kita bisa menemukan kembali bahwa kita adalah satu bagian dari alam. Kita harus memberikan kontribusi yang positif bagi alam melalui tindakan-tindakan nyata yang bisa kita lakukan,”tuturnya.

Di samping itu, Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma memaknai kegiatan ini sebagai suatu kebangkitan yang mana sebelumnya dunia dilanda pandemi.

“Pagi ini kita ada di sini, kita menunjukkan bahwa kita kuat, bahwa kita sementara recover. Kita juga mengirim pesan yang tegas terkait dengan spirit optimisme untuk membuat masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ada pun yang ingin dia sampaikan yaitu perihal komitmen PTFI dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Menurutnya sebagai perusahaan tambang PTFI tidak terlepas dari isu lingkungan.

“Kita punya isu-isu Global terkait dengan lingkungan hidup. Dan itu suka tidak suka, sebagai perusahaan yang melakukan penambangan di Papua kita juga dihadapkan pada isu-isu terkait dengan lingkungan hidup, pengelolaan lingkungan hidup, dan juga pelestarian lingkungan hidup,” tegasnya.

Ia mengungkapkan isu tersebut menuntut PTFI untuk selalu memastikan operasinya memenuhi semua standar-standar yang diminta oleh dunia Internasional.

“Salah satu yang paling banyak itu adalah lingkungan hidup dan itu menjadi komitmen kita. Kita bicara terkait lingkungan hidup, Freeport sudah memastikan bahwa beberapa isu global terkait dengan Indonesia terkait dengan pemanasan global itu juga kita memberikan kontribusi,”ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa di tahun 2023, PTFI berkomitmen untuk mengurangi emisi dan melihat semua potensi-potensi untuk dikonversikan sebagai sumber-sumber energi terbarukan.

“Sekali lagi saya ingin menegaskan komitmen kita yang serius itu terkait dengan lingkungan hidup. Mudah-mudahan semua divisi, semua departemen yang mengambil bagian pada hari ini ikut bersama-sama berkontribusi dan juga sekaligus mengirim pesan bahwa kita serius untuk lingkungan hidup. Kita mau jaga sama-sama,” pungkasnya.

Pos terkait