Peringatan Harlah ke 7 KKJB Mimika di Buka Dengan Grebeg Suro di Meriahkan Dengan Kuda Lumping

Ketua KKJB Mimika H.Syaekuri menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dalam kegiatan Grebeg Suro mengawali perigatan Harlah ke 7, di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (30/7/2022) malam.

Timika – Tabaos14 | Dalam rangka memperingati Hari lahir (Harlah) Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB) Kabupaten Mimika ke 7, diawali dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H atau 1 Suro (Kalender Jawa) menggelar kegiatan rangkaian pesta kesenian Jawa (Grebeg Suro) yang di meriahkan dengan kesenian Kuda Lumping di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (30/7/2022) malam.

Ketua Panitia kegiatan Sudarminto mengatakan, peringatan Harlah KKJB berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu (30/7/2022) dan Minggu (31/7/2022) di gelar dengan beberapa kegiatan.

“Kegiatan hari ini merupakan seremonial pembukaan, kemudian hari Minggu menjadi kegiatan inti peringatan Harlah ke 7 KKJB yang di gelar dengan kegiatan jalan santai, donor darah dan panggung hiburan,” kata Sudarminto saat ditemui disela-sela kegiatan grebeg suro.

Sementara Ketua KKJB Mimika H Syaekuri menyampaikan usia KKJB yang sudah menginjak 7 tahun, KKJB semakin dewasa, dan bisa saling bahu membahu dengan suku lain untuk membangun Kabupaten Mimika.

“Terus terang, KKJB itu pekerjaanya di bagian sosial, Pemerintah Daerah itu mungkin kalah, kita tiap hari kita patungan untuk membantu orang. Sehingga harapan kedepan, KKJB dan Pemkab bisa saling bersinergi untuk membantu masyarakat khususnya jawa dan umumnya Mimika,” ungkapnya.

Menurut H Syaekuri Mimika dari segi keamanan sudah mengalami kemajuan, sebab 7 tahun lalu sebelum ada KKJB, banyak pedangan yang takut, karena ada gerombolan orang membawa senjata tajam yang melakukan intimidasi sekarang sudah tidak ada lagi.

“Setelah adanya KKJB yang bekerjasama dengan TNI dan Kepolisian, Alhamdulilah keamanan sudah jauh lebih baik daripada yang dahulu. Sehingga mereka yang mencari rejeki di Mimika merasa aman,”tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob yang hadir dalam kegiatan grebeg suro mengatakan KKJB hadir 7 tahun lalu dan sudah memberikan kontribusi besar bagi Pemerintah Kabupaten Mimika dan masyarakat.

“Apa yang dikatakan oleh H Syaekuri benar soal keamanan karena saya lihat begitu banyak poskamling yang berdiri atas kerjasama KKJB dengan kepolisian. Saya pernah jalan malam, saya lihat banyak orang Jawa yang jada di pos-pos itu (poskamling),”kata Wabup.

Wabup Rettob juga memberikan apresiasi kepada KKJB karena relawannya yang selalu membantu keamanan dan sigap sewaktu terjadi bencana.

“Dengan apa yang sudah dilakukan KKJB selam 7 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan apresiasi luar biasa. Tingkatkan terus kebersamaan ini, dan terus hidup disini dengan saling menghargai suku lain yang ada di Mimika,” kata Wabup.

Wabup berharap KKJB juga terus menjaga kerukunan umat beragama juga suku yang ada di Mimika.

“Kalian (Seluruh Paguyuban dibawah naungan KKJB) memiliki peran luar biasa membangun ekonomi masyarakat, karena hampir keluarga besar KKJB adalah petani, terima kasih banyak karena memberikan sumbangsih luar biasa, bahkan KKJB membantu Mimika dalam menurunkan inflasi melalui pertanian,” tegasnya.

Wabup mengungkapkan, sumbangsih tersebut terbukti dengan hasil tani jenis tertentu yang tidak perlu lagi diimpor dari daerah lain.

“Saya berharap KKJB bisa terus meningkatkan peran, dan membantu Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

KKJB pun kata Wabup telah memberikan sumbangsih dengan memberikan pendidikan pemberdayaan pendidikan kepada suku Amungme dan Kamoro.

“Jadi mereka (KKJB) ini memberikan pelatihan nelayan di Sp 7, bersama dengan polri, KKJB juga ikut tanam bawang, tanam cabe, dan Padi, dan berasama menanam dengan masyarakat asli (orang asli Papua) kita,” ujarnya.

Wabup berpesan agar seluruh masyarakat dan suku yang ada di Mimika untuk menjaga, menghargai, terus membimbing dan menjungjung orang asli Papua selaku pemilik tanah di Papua.

Pada kegiatan grebeg suro yang mengawali peringatan Harlah ke 7 KKJB di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua KKJB Mimika H Syaekuri yang diberikan kepada Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob, serta forkopimda yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan grebeg suro semakin semarak dengan penampilan kesenian kuda lumping New Turonggo Joyo Putro yang baru saja meraih juara keempat dalam lomba kesenian Pecut secara nasional mewakili Mimika, di Kediri beberapa waktu lalu.

Pos terkait