Perda Buang Sampah Mulai Diberlakukan , Satpol PP Langsung Ambil Tindakan Tegas Di Lapangan

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Wakil bupati (Wabup) Mimika Johanes Rettob memerintahkan kepada Dinas Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas pembuang samlah sembarangan sesuai dengan aturan Peraturan daerah (Perda) yang sudah ada.

Hal tersebut disampaikan oleh Wabup Rettob saat menyampaikan sambutannya dalam sosialisasi Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, dan instruksi Bupati nomor 6 tahun 2021 tentang kebersihan kota di mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT), di gedung Bobaigo Keuskupan Timika, Senin (19/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Wabup peraturan daerah tersebut sudah ada sejak tahun 2012. Namun, sejak tahun 2012 hingga sekarang, penanganan sampah oleh masyarakat masih belum dilaksanakan dengan maksimal dan sesuai aturan.

“Banyak sekali sampah, yang dibuang begitu saja di sepanjang jalan tapi kita tidur, masa bodoh, tidak pusing dengan hal itu bahkan sampah didepan rumah kita juga kita tidak mau buang. Rumput tinggi di halaman kita juga kita tidak mau pusing,” tuturnya.

Wabup mengungkapkan dalam lenerapan Perda dan Instruksi Bupati tentangvsampah tersebut, kelurahan kebun sirih ditunjuk sebagai pilot projek kebersihan. Pasalnya di Kelurahan tersebut banyak sampah yang dibuang tidak teratur bahkan di sungai pun menjadi tempat pembuangan sampah, bahkan median jalan juga kerap kali menjadi sasaran sebagai tempat untuk membuang sampah.

“Makanya hari ini kita sosialisasi bapak ibu pulang lakukan sosialisasi lagi kepada masyarakat. Tahun ini kita akan sambut dua kegiatan besar ada PON yang dihadiri seluruh Indonesia, Ada Pesparawi yang dihadiri oleh seluru kabupaten kota di Papua,” ungkapnya.

Wabup menyayangkan saat terjadi banjir, selalu yang disalahkan adalah pemerintah. Padahal hal tersebut merupakan tanggung jawab RT, lurah dan kadistrik yang seharusnya bisa mengendalikan warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan karena bisa menyebabkan banjir.

“Begini Bupati dan Wabup lagi di salahkan. Sebenarnya yang salah pemerintah atau masyarakat. Masyarakat yang buang sampah sembarangan, Saya sedih sebenarnya, coba kita kerja dari hati betul betul untuk pelayanan, buka hati jangan masa bodoh,” ujarnya.

Tujuan dari Sosialisasi tersebut untuk menambah pengetahuan membangun rasa pengertian toleransi dan kerjasama RT juga dalam rangka menyambut pelaksanaan PON XX dan Pesparawi di Kabupaten Mimika.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait